News / Nasional
Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB
Polda Riau dan Polresta Pekanbaru memperlihatkan barang bukti kasus pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan di Rumbai, Pekanbaru. ANTARA/Annisa Firdausi
Baca 10 detik
  • Tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru menangkap empat pelaku perampokan serta pembunuhan wanita lansia di Rumbai, Pekanbaru.
  • Penangkapan dilakukan di Aceh Tengah dan Binjai berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV serta keterangan saksi di lokasi.
  • Pelaku yang salah satunya mantan menantu korban, diduga mencuri barang berharga setelah membunuh korban menggunakan balok kayu.

Suara.com - Tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru menangkap empat pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang wanita lanjut usia bernama Dumaris Isni Sitio (60).

Para pelaku diringkus di dua lokasi berbeda, yakni di Aceh Tengah dan Kota Binjai, Sumatera Utara.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyebut keempat pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing.

"Sudah ditangkap. Sekarang dalam pendalaman pemeriksaan," ujar Pandra kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).

Sementara Kapolres Kota Pekanbaru, Kombes Muharman Arta menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari analisis rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian, yakni Kelurahan Rumbai, Pekanbaru.

Polisi dijadwalkan akan membeberkan identitas lengkap dan motif para pelaku dalam ekspose kasus pada Senin (4/5/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, salah satu pelaku berinisial AF merupakan mantan menantu korban. Rekaman CCTV di rumah korban memperlihatkan AF sempat bersalaman dengan korban sebelum aksi kekerasan terjadi.

AF diduga datang bersama seorang pria yang bertindak sebagai eksekutor yang memukul kepala korban menggunakan balok kayu hingga tewas.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh suami korban, Salmon Meha, pada April lalu. Saat kembali ke rumah setelah mengurus pajak kendaraan, Salmon mendapati istrinya sudah tidak bernyawa dengan kondisi rumah berantakan.

Baca Juga: Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

Selain melakukan pembunuhan, para pelaku juga menggasak sejumlah barang berharga, termasuk perhiasan, paspor, uang tunai dalam mata uang dolar Singapura, telepon genggam, hingga cincin pernikahan milik suami korban.

Para pelaku juga sempat merusak kamera pengawas (CCTV) di dalam rumah untuk menghilangkan jejak aksi mereka.

Load More