SuaraBandungBarat.id - Berhubungan intim merupakan bagian penting dalam kehidupan rumah tangga dan memegang peran penting dalam membantu menjaga keharmonisan dan kebahagiaan pasangan. Berikut ini waktu yang cocok untuk berhubungan intim menurut Dr. Boyke
Namun, banyak pasangan yang kadang merasa bingung mengenai waktu yang tepat untuk berhubungan seks. Dr. Boyke, seorang dokter spesialis kandungan dan kebidanan terkenal, memberikan beberapa saran mengenai waktu yang cocok untuk berhubungan intim.
1. Setelah Bangun Tidur
Dr. Boyke menyarankan bahwa waktu paling baik untuk berhubungan seks adalah setelah bangun tidur, karena pada saat itu tubuh sedang dalam kondisi yang santai dan tidak terlalu lelah.
2. Sebelum Tidur
Berhubungan seks sebelum tidur juga dianggap waktu yang baik menurut Dr. Boyke, karena dapat membantu menenangkan pikiran dan memperbaiki kualitas tidur.
3. Saat Stres
Dr. Boyke juga menyarankan bahwa berhubungan seks saat sedang stres dapat membantu mengurangi tingkat stres dan memperbaiki kondisi emosional.
4. Saat Ovulasi
Baca Juga: Jangan Berhubungan Intim di 3 Waktu Ini Saat Istri Hamil, Pasutri Merapat!
Dr. Boyke menyatakan bahwa saat ovulasi adalah waktu yang tepat untuk berhubungan seks jika ingin memiliki anak.
Meskipun demikian, Dr Boyke menekankan bahwa waktu yang tepat untuk berhubungan seks adalah waktu yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pasangan. Pasangan harus berbicara dan memahami kebutuhan masing-masing sebelum memutuskan waktu yang tepat untuk berhubungan seks.
Dr. Boyke juga mengatakan bahwa kondisi kesehatan dan fisik setiap individu juga mempengaruhi waktu yang tepat untuk berhubungan seks. Jika seseorang sedang sakit atau mengalami masalah kesehatan tertentu, mereka mungkin perlu menunda hubungan seks sampai kondisi mereka membaik.
Dengan demikian, penting bagi pasangan untuk terus berbicara dan memahami kebutuhan masing-masing agar dapat menentukan waktu yang tepat dan nyaman untuk berhubungan seks.
(*)
Berita Terkait
-
Tips Hindari Keguguran dari Dr Boyke, Wajib Diketahui Para Bumil Nih!
-
Jangan Berhubungan Intim di 3 Waktu Ini Saat Istri Hamil, Pasutri Merapat!
-
Trik Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil Kata Dokter Boyke, Pasutri Merapat! Seks Edukasi Nih
-
Suami Istri Dilarang Berhubungan Intim pada Hari Tertentu Kata Buya Yahya, Benarkah? Ini Penjelasannya
-
Waduh! Wulan Guritno Akui Nyaman Lakukan Adegan Intim di Serial 'Open BO'
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim