SuaraBandungBarat.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal melibatkan masyarakat melakukan pengawasan pada Pemilu 2024 mendatang.
Pasalnya, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) Bawaslu kurang ideal dengan luas wilayah Bandung Barat yang luas dan jumlah penduduk yang banyak yakni 1,8 juta orang
Komisioner Bawaslu KBB Divisi Pencegahan Pengawaaan Partisipatif dan Hubungan Kemasyarakatan, Ujang Rohman menjelaskan, untuk mengantisipasi dan meminimalisir kecurangan pada pelaksanaan 2024 mendatangBawaslu KBB melakukan pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat.
"Personel pengawas di Bawaslu tentu tidak ideal untuk mengcover semua dan pasti kurang. Oleh karenanya, kami minta masyarakat proaktif melalui pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat," katanya saat ditemui di Aula HBS, Ngamprah Selasa (14/2/2023).
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pemilu merupakan instruksi Bawaslu RI dengan memberikan pemahaman bahwa pengawasan kewajiban semua pihak termasuk masyarakat.
"Jika melihat personel yang ada, di personel Bawaslu ada lima ditambah Panwascam tiga orang di setiap kecamatan dan petugas pengawas tingkat desa atau kelurahan, satu orang di setiap desa. Sehingga akan sangat berat bagi mereka untuk melakukan tugas-tugas pengawasan,” katanya.
"Di desa ada 165 petugas dan Kecamatan total 48 petugas, sementara warga yang diawasi sangat banyak. Makanya kami akan dibantu masyarakat melalui pengawasan partisipatif," imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, media sosial pun bakal diawasi oleh Bawaslu Kabupaten Bandung Barat lantaran tidak menutup kemungkinan pelanggaran tersebut terjadi di platform media ini.
"Misalnya black campaign, kampanye terselubung, atau curi start sosialisasi tahapan bakal calon. Untuk itu ada pencegagan online dan masyarakat bisa melaporkan secara langsung,” katanya.
Baca Juga: Nikita Willy Perlihatkan Perut Kotak-kotak Sambil Momong Baby Izz: Siapa yang Bilang Anak Bikin Tua?
Ia menegaskan, pada pelaksanaan pemilu sebelumnya pihaknya pun mencatat sejumlah pelanggaran pemilu di Kabupaten Bandung Barat baik pidana, administrasi, kode etik, hingga pemberhentian anggota Panwascam karena dianggap tidak netral.
"Paling kita nanti akan inventarisasi masalah, dari mulai partisipasi masyarakat, kontestasi, netralitas penyelenggara, dan yang lainnya, untuk kemudian mencari upaya atau solusi pencegahannya," tandasnya. (*)
Berita Terkait
-
Manis dan Legit! Bikin Wajit Cililin Khas Bandung Barat yang Melegenda Ini Ternyata Cuma 3 Bahan Saja Loh Gais! Yuk Cek Resepnya
-
Usai Menjalani Perawatan, Puluhan Warga Korban Keracunan Makanan di Bandung Barat Sembuh
-
Singgah ke PTRI New York, Puan Ingatkan WNI di AS untuk Ikut Pemilu dan Cegah Polarisasi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan