SuaraBandungBarat.id - Ada banyak alat kontrasepsi yang dapat digunakan pasangan suami istri untuk menunda kehamilan.
Seperti suntik KB, pil KB, KB susuk dna lain semacamnya.
Tetapi, selain alat kontrasepsi di atas ada cara-cara yang alami bagi pasangan suami istri yang memutuskan untuk menunda kehamilan.
KB alami diartikan sebagai program menunda kehamilan yang dilakukan tanpa obat, alat atau prosedur tertentu.
Berikut adalah KB alami yang dapat dilakukan oleh pasangan suami istri yang memutuskan untuk menunda kehamilan.
Pertama, untuk melakukan metode senggama terputus saat berhubungan seksual.
Metode senggama terputus adalah menarik alat vital pria dari Ms. V sebelum ejakulasi atau yang disebut keluar di luar.
Tidak semua orang dapat berkonsentrasi saat melakukan hubungan suami istri, suami Anda bisa saja sedikit mengeluarkan cairan saat penetrasi, cairan ini dapat saja mengandung sel anak yang dapat menyebabkan kehamilan.
Jadi, KB alami metode pertama ini dapat dikatakan kurang berhasil jika sperma laki-laki tidak sepenuhnya dikeluarkan di luar.
Baca Juga: Link Nonton Bad Boys VS Crazy Girls (2022) Full Episode HD, Klik di Sini!
Metode alami kedua adalah, fertility awareness method alami dilakukan dengan cara mencatat siklus menstruasi seorang istri.
Yaitu, menghindari berhubungan seksual ketika masa subur atau ovulasi, yang biasa terjadi saat mendekati masa menstruasi.
Selain itu, memberi ASI eksklusif pada bayi juga termasuk dalam KB alami. Hal ini kemudian dinamakan dengan amenore laktasi.
Hal ini terjadi karena hormon yang dibutuhkan untuk melancarkan produksi ASI bisa mencegah pelepasan hormon ovulasi.
Dan terakhir, adalah melakukan hubungan badan dengan pasangan tanpa penetrasi.
Melakukan hubungan badan dengan pasangan tanpa penetrasi bisa jadi pilihan alternatif untuk menyukseskan program menunda kehamilan.
Tips-tips di atas dapat menjadi pertimbangan bagi Anda dan pasangan untuk melakukan KB alami menunda kehamilan.(*)
Sumber: YouTube Dokter 24
Kontributor: Ehsa Nagara
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran