/
Selasa, 21 Februari 2023 | 20:51 WIB
Pimpinan pondok pesantren Al-Bahjah menjelaskan tentang ta'aruf lewat chat. (Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV)

SuaraBandungBarat.id - Memiliki pasangan yang ideal serta dihalalkan  dengan cara-cara yang menurut syariat memang menjadi dambaan setiap muslim.

Untuk mengetahui apakah ia seorang pasangan yang ideal atau tidak diharuskan untuk mengenalnya terlebih dahulu sebelum melakukan proses khitbah atau tunangan.

Seperti kata pepatah, kenali babat, bibit, bobotnya. Dalam Islam pun dianjurkan agar seseorang mengetahui atau mengenal dulu calon yang akan dihalalkannya.

Dalam bahasa syariatnya hal tersebut dikenal dengan istilah taaruf yang memang secara pengertian sederhananya berarti  saling mengenal.

Mengenal saling mengenal tersebut dapat dilakukan dengan pelbagai cara, baik melalui kunjungan kepada keluarganya atau pun melalui perantara, dalam pergaulan masyarakat Indonesia perantara tersebut lebih akrab dikenal dengan mak comblang.

Namun, seiring perkembangannya jaman dengan perkembangan teknologi komunikasi yang semakin canggih, apakah proses saling mengenal (taaruf) dapat  dilakukan dengan hanya lewat chat atau media sosial?

Hal ini pula pernah ditanyakan salah seorang jamaah kepada Buya Yahya dan berikut adalah jawabannya.

Pertama-tama Buya Yahya menjelaskan tentang makna taaruf yang artinya saling mengenal untuk mengenal bukan kenalan.

"Dan Nabi punya cara paling cerdas untuk menguji seorang laki-laki, caranya kirim kakak laki-lakimu suruh duduk dengan dia (calon pasanganmu) sudah tahu (karakter dan sifatnya)," terang Buya Yahya.

Baca Juga: 5 Doa Menyambut Ramadhan 2023 dan Artinya

Karena jika langsung ditanya kepada orangnya maka hal tersebut berpotensi untuk dibohongi. Untuk itu, menurut Buya Yahya lebih menguntungkan jika mempunyai utusan karena akan mengetahui hakikat karakternya.

"Kalau chattingan, dibohongi, akhirnya jadi pacaran Islami. Panggilnya abi-umi, Islami dimananya?" pungkas Buya Yahya. (*)

Sumber: YouTube Al-Bahjah Tv

Kontributor: Ehsa Nagara

Load More