SuaraBandungBarat.id- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Barat menargetkan realisasi pajak pada tahun 2023 sebesar Rp539 miliar. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan target realisasi pajak tahun 2022 lalu yakni sebesar Rp480 milar.
Kepala Bapenda KBB, Duddy Prabowo menjelaskan, untuk mencapai realisasi pajak tersebut pihaknya menggulirkan program berupa stimulan yang dinilai efektif mendongkrak realisasi pajak pada tahun 2022 yang mencapai Rp495 miliar.
“Bagi seluruh Wajib Pajak (WP) selain BUMN yang membayar pajak sebelum jatuh tempo yakni bulan Juni bakal diberikan diskon sebesar 15 persen,” katanya saat ditemui, Rabu (22/2/2023).
Ia menambahkan, pihaknya sejak Januari 2023 telah mencetak SPPT PBB yang diperuntukkan bagi WP yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat dan langsung didistribusikan kepada yang yang bersangkutan.
“Per Januari 2023 kita sudah melakukan cetak massal dan Februari sudah diedarkan. Pada tahun 2022 lalu itu sudah dicoba dan pada TW 3 hasilnya cukup menggembirakan PBB itu mencapai Rp121 miliar kalau dulu itu paling mentok di Rp93 miliar belum pernah segitu,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kenaikan target realisasi pajak sebesar Rp59 miliar pada tahun 2023 ini lantaran sejumlah potensi pajak khususnya dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bakal ada peningkatan.
“Ada beberapa potensi salahsatunya adalah dari Pasir Ucing Timur asalnya kan itu HGU kemarin sih pengelola rencananya kan dibuat agrowisata otomastiskan jenis haknya harus dikonversi dari HGU menjadi HGB oleh karena itu ada potensi dari BPHTB,” katanya.
Ia menyebut, ketika kawasan tersebut sudah berjalan tentu akan berdampak baik pada sektor pajak yang lain seperti restoran, hotel dan yang lainnya. Oleh karena itu, target realisasi pajak pada tahun 2023 ini optimis tercapai.
“Selain itu potensi pajak yang lainnya itu ada di kawasan Walini yang bakal dilakukan sejumlah pembangunan oleh pihak PTPN VIII. Misalnya dibangun apartemen walaupun itu tanahnya HPL tentu ada HGBnya,” katanya. (*)
Baca Juga: CEK FAKTA: Sifat Buruk Anies Dibongkar Sandiaga, Sering Pinjam Uang dan Tukang Tipu, Benarkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran