SuaraBandungBarat.id - Banyak pasangan yang ingin menjaga keharmonisan dalam berumah tangga yang salah satunya dilakukan dengan cara melakukan variasi dalam melakukan hubungan seksual.
Salah satu variasi yang acapkali digunakan adalah dengan melakukan aktifitas seksual di dalam kolam renang, saat mandi atau bathtub.
Berhubungan intim di dalam air sendiri menurut penjelasan dr. Haekal Anshari memang memberikan sensasi dan kesenangan tersendiri.
"Bathtub, kolam renang, pemandian air hangat, laut atau alam terbuka lainnya adalah contoh lokasi yang mungkin menawarkan aktivitas seksual yang lebih menyenangkan yang mungkin tidak dirasakan saat di luar," terang dr. Haekal.
Namun, meskipun ada banyak hal yang harus diwaspadai terhadap segala risiko yang dapat menyebabkan kefatalan salah satunya infeksi menular seksual (IMS).
"Bahkan risiko cedera akibat terpeleset, jatuh, atau tenggelam, ditambah lagi dengan risiko privasi atau norma sosial yang terlanggar bila melakukannya di tempat umum," papar dr. Haekal mewanti-wanti orang yang akan melakukan hubungan intim di tempat yang sedikit terbuka.
Banyak pula mitos yang bertebaran di masyarakat bahwa air akan menambah lubrikasi pada vagina wanita, menurut dr. Haekal justru sebaliknya air akan mengikis lubrikasi alami wanita dan membuat nyeri saat penetrasi.
"Luka lecet dan tingkat keasaman (pH) air yang lebih rendah atau tinggi daripada pH alami vagina akan mengundang kuman patogen termasuk IMS apalagi bila melakukannya tanpa kondom," terang dr. Haekal.
Lantas ia pun memberikan penjelasan tentang kandungan air yang berbeda-beda di setiap tempatnya. Air keran dalam bathtub menurutnya mengandung kuman dari pipa saluran bawah tanah.
Baca Juga: 3 Alasan Dony Tri Pamungkas Layak Naik Kasta ke Timnas Indonesia Senior meski Masih Belia
Air kolam mengandung klorin dan kaporit, sedangkan air laut memiliki kandungan garam yang tinggi dan juga hidup di dalamnya mikrobiota yang hidup di dalamnya.
"Kandungan di dalam air tsb dapat mengganggu keseimbangan alami pH vagina sehingga mengundang kuman patogen untuk hidup dan menyebabkan iritasi di dalam rongga vagina," tulis dr. Haekal.
Selain itu bagi Anda pasangan suami istri yang sedang menjalani program KB, melakukan aktifitas seksual di dalam air ini juga tetap berpotensi mengalami kehamilan.(*)
Sumber: Instagram @dr.haekalanshari
Kontributor: Ehsa Nagara
Berita Terkait
-
Sulit Keluar saat Melakukan Hubungan Intim, Mungkinkah Karena Sering Lihat Film Khusus Dewasa? Ini Kata dr. Haekal Anshari
-
Apakah Bisa Hamil Jika Melakukan Hubungan Intim dalam Air atau Kolam? Ini Penjelasan dr. Boyke
-
Ini yang terjadi Jika Melakukan Hubungan Suami Istri saat Haid Kata dr. Haekal Anshari, Bahaya dan Resikonya Cukup Tinggi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam