/
Senin, 27 Februari 2023 | 14:27 WIB
Ilustrasi vagina sakit setelah melakukan hubungan intim (((freepik.com/drobotdean)))

SuaraBandungBarat.id - Berikut ini terdapat 6 penyebab vagina sakit usai melakukan hubungan intim, beserta dengan cara mudah untuk mengatasinya menurut dr Haekal Anshari.

Dispareunia atau rasa sakit yang timbul saat/setelah berhubungan intim dialami oleh sebagian wanita. Rasa sakit ini dapat berupa panas, perih, dan berdenyut.

Hal ini dapat berlangsung selama berjam-jam usai berhubungan seksual. Adapun penyebab dari dispareunia, diantaranya:

1. Vagina kering

Saat vagina kering, maka lubrikasi dalam vagina menjadi kurang. Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya vagina kering, yakni:

Penyakit gangguan hormonal, pertambahan usia, atau foreplay yang kurang, karena laki-laki ini suka terburu-buru.

Maka, cara untuk mengatasinya adalah gunakan lubrikasi pada saat melakukan hubungan seksual atau juga kalau penyebab penyakitnya hormonal maka berikan koreksi perbaikan hormon, kadi diberikan hormon pengganti. 

2. Penyakit kelamin

Penyebab selanjutnya dari dispareunia adalah memiliki penyakit kelamin seperti herpes genital, klamidia, gonore, dan sebagainya. Maka, hal tersebut tentunya diobati sesuai dengan penyakit kelaminnya. 

Baca Juga: Jauh Banget Kelakuannya dari Mario Dandy, Anak Pejabat Ini Pilih Hidup Sederhana Sebagai Kuli Bangunan


3. Radang panggul, endometriosis, vaginismus, atau pasca melahirkan

Wanita yang melahirkan dengan cara normal seperti biasa, itu terdapat prosedur evisiotomi. Hal ini terkadang bisa membuat nyeri nantinya, ketika melakukan hubungan seksual. 

Selanjutnya, pada saat perempuan selesai melahirkan, karena dia menyusui, maka hormon prolaktin akan menekan hormon seksualnya. Sehingga biasanya, wanita yang baru melahirkan, gairah seksnya sedikit menurun.

Lalu, jika penyebab dispareunia adalah radang panggul, tentunya diobati dengan prosedur medis.

4. Faktor psikis

Faktor psikis ini yaitu wanita yang mengalami setres, depresi atau memiliki pengalaman tidak baik sebelumnya, seperti pelecehan seksual. 

Cara mengatasinya dengan melakukan terapi pendekatan/kognitif psikologis. Yang dimana tujuannya untuk mencari informasi bagaimana hubungan antara emosi pikiran dengan perilaku dan lingkungannya.

Sehingga, hal tersebut dapat menyebabkan wanita merasa takut untuk melakukan hubungan seksual.

Apalagi, jika wanita ini berada dalam lingkungan yang menilai bahwa seksologi atau segala hal yang berkaitan dengan seks itu jorok, tabu.  

5. Kelainan dalam vagina


Penyebab terakhir kemungkinan ada kelainan bawaan dalam, yang dimana selaput daranya menutup seluruh vagina. Sampai-sampai vaginanya tidak berlubang. Kalau penyebabnya seperti ini, maka harus dilakukan perbaikan dengan prosedur/medis. 


Itulah lima penyebab vagina sakit setelah melakukan hubungan seksual menurut dr Haekal Anshari yang dilansir dari Kanal YouTube Kata Dokter pada Sabtu (25/2/2023). (*/Sansan)

Sumber: Kanal YouTube Kata dokter 

Load More