News / Nasional
Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB
Arsip Foto - Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan pejabat lama Ryamizard Ryacudu (kiri) di gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj/am.
Baca 10 detik
  • Mantan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, wafat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian sosok mantan KSAD periode 2002-2005 tersebut.
  • Almarhum dikenal sebagai prajurit berdedikasi tinggi yang berkomitmen menjaga keutuhan kedaulatan NKRI sepanjang masa pengabdian tugasnya.

Suara.com - Dunia militer dan pertahanan Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Jenderal TNI (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan ke-25 Republik Indonesia, menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu siang.

Kepergian sosok yang dikenal sebagai "prajurit sejati" ini memicu duka mendalam di berbagai kalangan, termasuk Presiden Prabowo Subianto. Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Presiden Prabowo yang juga pernah mengemban jabatan serupa, menyampaikan rasa belasungkawa yang tulus.

"Innaa lillahi wa inna 'ilaihi raaji'uun. Turut berduka cita atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu," sebagaimana dikutip dari unggahan cerita di akun Instagram resmi Prabowo (@prabowo), Minggu malam.

Ryamizard meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif karena kondisi kesehatannya. Kepastian kabar duka ini disampaikan oleh pihak Kementerian Pertahanan tak lama setelah sang jenderal dinyatakan wafat oleh tim medis.

"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Minggu.

Kepergian mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2002-2005 ini dipandang sebagai kehilangan besar bagi kedaulatan negara. Selama masa pengabdiannya, Ryamizard dikenal sebagai figur yang tak kompromi dalam menjaga keutuhan NKRI.

TNI Angkatan Darat mengenang sosok almarhum sebagai pemimpin yang memiliki karakter kuat dan disiplin tinggi. Di mata para prajurit, ia bukan sekadar atasan, melainkan teladan dalam kesederhanaan dan keberanian.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan Ryamizard merupakan sosok prajurit yang mendedikasikan hidupnya untuk negara melalui berbagai penugasan strategis, baik di lingkungan TNI maupun pemerintahan.

Menurut Donny, warisan kepemimpinan Ryamizard di lingkungan militer dan pertahanan akan selalu menjadi pijakan bagi generasi penerus.

Baca Juga: Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

"Ryamizard dikenal di kalangan prajurit sebagai pemimpin yang tegas, berani, sederhana, dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan negara," tutur Donny.

Lahir di Palembang pada 21 April 1950, Ryamizard Ryacudu mengakhiri perjalanan panjang pengabdiannya dengan meninggalkan jejak sejarah yang mendalam, mulai dari pos-pos tempur strategis hingga kursi menteri di Kabinet Kerja. Kini, sang jenderal telah menunaikan tugas terakhirnya untuk bangsa dan negara.

Load More