SuaraBandungBarat.id - Cara Menghilangkan Bau Ketiak dalam Seminggu, Cuma Pakai Bahan Rahasia Ini: Deodoran Auto Langsung Gak Laku Sih?.
Bau badan terjadi karena produksi keringat oleh kelenjar keringat yang terdapat di seluruh tubuh.
Keringat itu sendiri tidak berbau, tetapi bau badan muncul ketika bakteri yang hidup di permukaan kulit Anda mencerna protein dan asam lemak dalam keringat Anda.
Reaksi kimia yang terjadi saat bakteri mencerna bahan organik tersebut menghasilkan senyawa yang berbau tidak sedap, yang kemudian menghasilkan bau badan yang tidak diinginkan.
Bau badan juga bisa dipengaruhi oleh faktor lain seperti makanan yang dikonsumsi, faktor genetik, jenis kelamin, usia, keadaan kesehatan, obat-obatan, dan lingkungan.
Beberapa makanan, seperti bawang putih dan makanan pedas, dapat meningkatkan bau badan.
Faktor genetik juga dapat mempengaruhi bau badan, di mana beberapa orang lebih rentan terhadap bau badan yang kuat karena perbedaan dalam produksi keringat dan bakteri yang hidup di kulit mereka.
Lingkungan juga dapat mempengaruhi bau badan, seperti suhu yang tinggi, kelembaban yang tinggi, dan paparan bahan kimia.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau ketek, di antaranya:
Baca Juga: Jamu Madura United di Jatidiri, PSIS Semarang Siap Bangkit Akhiri Puasa Kemenangan
Mandi secara teratur
Mandi secara teratur dengan menggunakan sabun dapat membantu menghilangkan bakteri dan keringat di kulit yang dapat menyebabkan bau ketek.
Ganti pakaian secara teratur
Ganti pakaian secara teratur setiap hari atau bahkan dua kali sehari jika Anda mudah berkeringat atau melakukan aktivitas fisik yang intens.
Gunakan deodoran atau antiperspiran
Gunakan deodoran atau antiperspiran untuk membantu mengontrol bau ketek dan mengurangi produksi keringat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim