SuaraBandungBarat.id - Zaman sekarang, memang lagi populernya investasi berbasis website atau pun aplikasi.
Banyak aplikasi yang menyediakan layanan investasi bagi pemula.
Investasi berbasis Web atau pun aplikasi memang memudahkan, tetapi ada risiko yang harus diambil, salah satunya terindetifikasinya platform Investasi bodong yang turut bermunculan.
Agar kamu tidak terkecoh yang mengakibatkan kerugian, kamu perlu memastikan bahwa situs yang akan kamu mulai Investasi di dalamnya adalah resmi.
Berikut adalah ciri-ciri aplikasi atau website bohong yang hanya berkeyakinan cuan instan melalui penipuan:
1. Aplikasi atau website yang bersangkutan tidak terdaftar OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang berfungsi sebagai yang menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan.
OJK sendiri telah dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 tahun 2011.
2. Penawaran Investasi berupa arisan atau berkedok koperasi.
Koperasi adalah badan usaha yang setara PT, CV, Firman atau Badan perseorangan.
Baca Juga: Terpental dari Motor Saat Proses Evakuasi Kebakaran Depo Plumpang, Iqbal Hingga Kini Masih Hilang
Hati-hati jika kamu menemukan indikasi bahwa Investasi tersebut berkedok tipu-tipu seperti ini.
3. Menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu singkat dan tanpa risiko.
Di mana-mana apa yang disebut Investasi pasti tidak semuanya akan menghasilkan cuan yang menjanjikan. Ada risiko yang harus diambil oleh para penggunanya.
4. Ada iming-iming bonus jika bisa mendapatkan anggota baru.
Modus seperti MLM ini pun acap ditemukan dalam website atau pun aplikasi bodong berkedok Investasi, jika menemukannya harap kamu berhati-hati.
Demikianlah ciri-ciri dari Investasi bodong yang tentunya harus kamu hindari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020