- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menanggapi keraguan investor global terkait ketahanan ekonomi Indonesia di tengah konflik Amerika Serikat dan Iran.
- Pemerintah Indonesia menjajaki peluang investasi dari Tiongkok dengan bunga rendah sebagai alternatif pendanaan guna menjaga stabilitas pembiayaan nasional.
- Kementerian Keuangan memastikan kepercayaan investor tetap tinggi seiring realisasi pembiayaan APBN Maret 2026 yang mencapai angka 257,4 triliun rupiah.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menceritakan pengalamannya saat menemui investor global ketika melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
Di pertemuan itu, Purbaya sempat ditanyakan oleh investor asing soal kondisi ekonomi Indonesia di tengah perang AS vs Iran. Jika kinerja ekonomi buruk, para investor itu hanya menanamkan sedikit investasi di RI.
"Salah satu yang ditanyakan investor di sana adalah, ini kan dia nekan kita kan, 'Kalau Anda enggak bagus, saya invest-nya sedikit'. Ya kira-kira begitu, tapi ngomongnya halus," kenang Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026, dikutip Minggu (10/5/2026).
Mendapat tekanan itu, Purbaya mengklaim kalau kondisi perekonomian Indonesia justru sedang membaik. Ia meminta investor untuk tidak usah takut jika mau investasi ke Indonesia.
Bahkan Purbaya mengklaim kalau dirinya sudah berdiskusi dengan China untuk menjadi opsi lain sebagai investor di Indonesia. Ia menyebut negara Tirai Bambu itu amat minat untuk investasi, bahkan dengan bunga rendah.
"Saya sudah ke China juga. China amat berminat untuk melakukan investasi di kita. Timbal balik kita juga di sana, dan bunganya lebih rendah, hanya 2,3 persen," lanjutnya.
"Jadi saya kasih sinyal ke mereka, kalau lu enggak mau, yang lain ada yang mau, yang lebih murah, kira-kira begitu," timpal dia.
Per Maret 2026, Kementerian Keuangan melaporkan realisasi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 257,4 triliun. Dengan ini Purbaya yakin investor bakal berminat dan percaya ke Pemerintah.
"Jadi segi pembiayaan, enggak ada masalah. Investor masih berminat ke kita dan kepercayaan mereka ke kita masih tinggi," jelasnya.
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
Berita Terkait
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed