/
Selasa, 14 Maret 2023 | 11:56 WIB
Grup band Radja kecewa karena mendapatkan cacian, makian, hingga ancaman pembunuhan. (Tangkap Layar Youtube KH INFOTAINMENT)

SuaraBandungBarat.id - Kabar mengejutkan muncul dari grup band Radja saat tampil di Johor Malaysia pada Sabtu (11/3/2023) lalu.

Vokalis Radja, Ian Kasela mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintahan Johor terutama pihak yang sudah mengintimidasinya.

Ian bersama rekannya mengaku sangat kecewa karena mereka merasa sudah memberikan penampilannya yang terbaik untuk menghibur.

Namun bukan terimakasih yang mereka dapatkan, melainkan cacian, makian, hingga ancaman pembunuhan terhadap mereka.

"Kami sangat-sangat kecewa karena bukan terimakasih yang Kami dapatkan setelah acara sukses, setelah mereka terhibur, setelah Kami berikan penampilan yang terbaik, tapi malah cacian, makian, bahkan sampai ancaman membunuh terhadap Kami jika Radja datang lagi," kata Ian yang dikutip dari Youtube KH INFOTAINMENT pada Selasa (14/3/2023).

Ian juga melanjutkan bahwa dirinya mendengar jika Radja ada di Kuala Lumpur, Johor, Malaysia, maka mereka akan mati.

"Jika Radja, Saya dengar, ada di Kuala Lumpur, ada di Johor, Malaysia, Mati," Sambung Ian.

Bahkan ketika rekannya menjelaskan ketika mereka seperti ditekan, Ian menimpalinya bahwa mereka memang ditekan, bukan sepertinya.

"Bukan seperti ditekan, memang ditekan, Kita tidak bisa berbuat apa-apa, kita di ruangan yang sempit, diisi oleh bodyguard yang banyak," timpal Ian.

Baca Juga: Soal Duet Prabowo-Ganjar, Bambang Pacul: Semua Boleh Berspekulasi, Tapi Kalau di PDIP Tunggu Ketum!

Bahkan ketika mereka disekap, menurut Ian dua orang penjaga melakukan mereka dengan perlakukan yang tidak terhormat.

"Dua orang memperlakukan Kami dengan sangat tidak terhormat, biadab," ujarnya.

Lebih lanjut, Ian menyesalkan karena pihak Johor dianggapnya tidak mengambil tindakan dan seolah lepas tangan.

"Yang Kami sesalkan, dari piak Johor tidak mengambil tindakan bahkan lepas tangan," bebernya.(*)

Load More