SuaraBandungBarat.id - Cek fakta: Arya Saloka mengakui kehamilan Amanda Manopo benar anaknya?.
Peran yang dimainkan oleh Amanda Manopo sebagai Andin di "Ikatan Cinta" telah memikat perhatian publik karena penampilannya yang memukau.
Tidak kalah menarik, Arya Saloka juga berhasil menonjolkan aktingnya yang apik dan memukau hati para penonton.
Meskipun banyak netizen yang mengira bahwa keduanya menjalin hubungan lebih dari sekadar rekan kerja, Amanda Manopo dan Arya Saloka dengan tegas menegaskan bahwa mereka adalah aktor dan aktris profesional yang berkomitmen untuk memberikan penampilan terbaik bagi penonton.
Keberhasilan Amanda Manopo dan Arya Saloka dalam memerankan karakter Andin dan Aldebaran di "Ikatan Cinta" benar-benar mempesona dan menjadi sorotan hangat di media sosial.
Prestasi Amanda Manopo di dunia akting juga tidak bisa dipandang remeh, karena ia telah meraih banyak penghargaan bergengsi di Indonesia.
Keindahan penampilan dan akting yang ditampilkan oleh Amanda Manopo dan Arya Saloka dalam sinetron "Ikatan Cinta" memang luar biasa dan sulit untuk diabaikan oleh para penonton.
Hal ini juga menunjukkan bahwa keduanya adalah aktor dan aktris profesional yang memang memiliki bakat dan kemampuan luar biasa dalam dunia akting.
Belakangan ini, beredar kabar yang menyebutkan bahwa Arya Saloka telah mengakui bahwa kehamilan Amanda Manopo adalah anaknya.
Kabar ini disebarkan oleh pemilik akun YouTube bernama Bang Jono dengan judul "FULL VIDEO || ARYA SALOKA MENGAKUI KEHAMILAN AMANDA MANOPO BENAR ANAKNYA!!!" yang sudah ditonton oleh lebih dari 11 ribu orang.
Namun, setelah ditonton, video tersebut ternyata hanya berisi kumpulan foto dan video dari media sosial yang menampilkan Arya Saloka dan Amanda Manopo sedang syuting Ikatan Cinta.
Tidak ada bukti yang benar-benar bisa mengkonfirmasi adanya hubungan spesial antara keduanya, sehingga video tersebut terindikasi sebagai berita palsu atau hoaks.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandungbarat.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana