SuaraBandungBarat.id – Bisnis jual beli pakaian bekas impor atau lebih dikenal dengan thrifting kini tengah menjadi sorotan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo hingga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyoroti soal bisnis thrifting tersebut.
Setelah itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sesuai arahan Jokowi, menginstruksikan untuk menindak tegas penyelundupan barang thrifting impor.
Dilansir bandungbarat.suara.com dari PMJ News pada Selasa (21/3/2023), kini pihak kepolisian sedang gencar untuk menyita dan mengamankan barang-barang tersebut.
Disebutkan, maraknya pakaian bekas impor ilegal di Indonesia ini telah berdampak pada perkembangan produk dalam negeri.
Pasalnya, peminat produk dalam negeri menjadi mengalami penurunan karena hadirnya barang impor bekas ilegal itu.
Hingga saat ini, praktik jual beli pakaian bekas ini memang tengah menjamur seperti yang terjadi di Bali.
Kapolda Bali, Irjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., telah menyampaikan terkait pengungkapan kasus peredaran pakaian bekas impor di wilayahnya.
Hasil dari penyelidikan yang dilakukan, pihak kepolisian Polda Bali berhasil mengamankan 117 bal pakaian bekas impor dan uang Rp20 juta dari hasil penjualan 10 bal.
Baca Juga: Kabar Persib Terbaru: Luis Milla Mendadak Ungkap Hal Ini Usai Menang Lawan Dewa United
Jumlah bal dan uang yang disita tersebut berasal dari 2 orang tersangka berinisial J dan B, yang ditemukan di daerah Tabanan.
Putu menjelaskan bahwa praktik jual beli ini telah berlangsung sejak 2 tahun lalu, tetapi hanya dilakukan penindakan dengan memusnahkan barang.
Akan tetapi, penindakan kali dilakukan pasal pidana guna memberikann efek jera terhadap para pelaku.
“Selama dua tahun yang lalu, praktek jual-beli pakaian bekas impor ini telah dilakukan tindakan dengan pemusnahan barang bukti, namun untuk tahun ini, kami menerapkan pasal pidana guna menimbulkan efek jera untuk si pelaku,” ucapnya.(*)
Sumber: PMJ News
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan