suarabandungbarat.id – Lontong Kupang Pak H. Woko bisa menjadi rekomendasi untuk kamu yang ingin mencari makanan gurih saat berada di Surabaya.
Lontong Kupang Pak H. Woko menyajikan menu kuliner bercita rasa gurih. Kamu dapat menemukan tempat kuliner ini ketika berkunjung ke Surabaya.
Kamu bisa menikmati gurihnya Lontong Kupang Pak H. Woko bersama keluarga maupun sahabat. Mari menikmati petualangan kuliner di Surabaya!
Gurihnya Lontong Kupang Pak H. Woko bisa kamu nikmati saat berkunjung ke Surabaya seperti yang dikutip dari akun youtube Informania.
Lontong Kupang Pak H. Woko
Kupang merupakan hewan laut yang berukuran kecil. Kupang diolah menggunakan bumbu petis, lontong, dan lentho singkong di Surabaya.
Sebuah tempat kuliner di Surabaya yang bisa dikunjungi adalah Lontong Kupang Pak H. Woko. Kuah petis dari lontong kupang di warung ini terasa gurih sehingga bisa membuat ketagihan.
Jangan lupa, pesan segelas es degan untuk menambah rasa segar pengalaman makan lontong kupang. Harga per porsinya sekitar Rp 15.000.
Lontong Kupang Pak H. Woko berlokasi di Jalan Kalasan Nomor 30, Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Warung makan ini buka mulai pukul 09.30 sampai pukul 17.00 WIB.
Baca Juga: Rekomendasi Menu Buka Puasa yang Menyegarkan, Yuk Mampir ke Es Teler Pacarkeling Pak No
Nah, itulah kenikmatan yang bisa dirasakan saat mengunjungi Lontong Kupang Pak H. Woko. Selamat berburu kuliner! (*)
Sumber: Akun youtube Informania
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial