SuaraBandungBarat.id - Bagi seorang istri mungkin menjadi suatu persoalan ketika mempunyai mertua yang bermulut tajam, dan bingung cara mengatasi mertua yang mempunyai watak seperti itu. Berikut tata cara menghadapi mertua bermulut tajam menurut Aisyah Dahlan.
Aisyah Dahlan seorang praktisi neuroparenting mengungkapkan bahwa ketika mempunyaii mertua yang bermulut tajam merupakan sebuah watak, sebagai menantu sepatutnya bisa memahami watak seorang mertua.
" Dan fahami watak mertua itu seperti apa, kalau mempunyai mertua yang tajam mulutnya berarti mempunyai watak yang keras atau hasrat ingin mengatur, " jelasnya dikutp dari Youtube Pecinta dr Aisyah Dahlan, CHt, Selasa, (28/03/2023).
Ia memberikan tata cara atau tips dan trik untuk menghadapi mertua yang memiliki watak keras dan mempunyai hasrat selalu ingin mengatur.
" Menghadapi mertua ini memang ada tips dan triknya, tapi tidak jauh dari bersabar, beristighfar, kalau perlu sebelum bertemu mertua kita membaca taudz dulu supaya tidak diganggu oleh emosi kita, " ungkapnya.
Aisyah berpesan bahwa sebaiknya mengganti kalimat mertua bermulut tajam, karena hal tersebut akan tertanam di dalam otak seseorang. Jika tidak dirubah, kemungkinan otak akan tetap melabelli mertua yang memiliki mulut tajam meskipun ia sudah berubah.
" Namun sekali lagi kita sebagai anak mantu, kita harus belajar tentang watak mertua. Jadi ganti kalimat mertua mulutnya tajam, karena nanti akan begitu terus. Karena pada akhirnya melabeli dan tertanam diotak, jika nanti mertua ada perubahan kembali lembut, maka otak akan tetap melabeli mertua yang mempunyai mulut tajam. " tukasnya. (*)
Sumber : Youtube Pecinta dr Aisyah Dahlan, CHt
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026