suarabandungbarat.id – Penderita asam lambung mungkin merasakan beberapa gejala yang dapat menjadi penghambat saat berpuasa. Pasalnya, lambung bisa saja merasakan nyeri saat dalam keadaan kosong.
Asam lambung bisa terjadi pada keadaan tubuh tidak menerima asupan makanan dalam waktu lama. Apalagi selama berpuasa, sehingga obat maag harus selalu sedia.
Penyakit asam lambung bisa menjadi sebuah kendala bagi penderitanya saat berpuasa.
Tetapi, penderita bisa mengatasi hal tersebut. Caranya, melakukan hal-hal berikut ini agar terhindar dari naiknya asam lambung yang dilansir dari akun tiktok nafi_rizqi.
1. Ketahui Pantangannya
Penderita asam lambung sebaiknya menghindari makanan-makanan yang memicu asam lambung, seperti soda, kopi, makanan yang terlalu asam, makanan yang terlalu pedas, makanan berlemak, dan makanan instan.
2. Buka puasa minum obat terlebih dahulu baru buah, karbohidrat, dan lain-lain
Ketika waktunya berbuka puasa, penderita asam lambung boleh obat maag terlebih dahulu. Setelah itu, barulah mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi atau oatmeal yang bisa membantu menyerap asam lambung.
Penderita asam lambung juga boleh mengkonsumsi daging tetapi yang mengandung rendah lemak. Buah-buahan boleh dikonsumsi seperti pisang, pear, dan lain-lain.
3. Sahur secukupnya, hindari produk susu kecuali susu low fat
Ketika sahur, sebaiknya jangan makan terlalu banyak, dan hindari produk-produk seperti susu karena susu mengandung lemak yang bisa membuat asam lambung meningkat.
Jadi, hindarilah susu ketika sahur.
4. Makan terakhir minimal dua jam sebelum tidur
Ketika hendak tidur, sebaiknya jangan makan-makanan dahulu. Jadi jika mau tidur, setidaknya dua jam sebelum tidur untuk terakhir makan.
Hal ini dapat membantu supaya asam lambung tidak meningkat ketika bangun tidur saat sahur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim