SuaraBandungBarat.id – Jefri Nichol lempar tikus ke Gedung DPR RI ketika ikut aksi bersama ribuan Mahasiswa menolak UU Cipta Kerja.
Kali ini tidak hanya mahasiswa yang turun tangan, terlihat dalam sebuah tayangan status Instagram @jefrinichol, dia ikut serta dalam menolak UU CiptaKer yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Saat ditanyakan, Jefri Nichol mengaku bahwa dirinya hadir karena ingin ikut serta menolak UU Cipta Kerja.
“Yes, ya karena masalah aja. Kalau lu Goggle aja, masalah UU Ciptaker keluar tuh semua, poin-poinnya,” kata Jefri Nichol dikutip pada Sabtu, (08/04/2023).
Menurutnya, didalam UU Cipta Kerja itu terdapat banyak sekali permasalahan, contohnya seperti cuti untuk ibu hamil ditiadakan, PHK, upah kerja dan masih banyak lainnya.
“Salah satunya cuti panjang gak diadain lagi, cuti ibu hamil gak ada lagi. Upah juga, gue gak tau detailnya tetapi ada permasalahan. Soal PHK juga. Banyak permasalahan kayak perusahaan bisa PHK seenak jidatnya,” ungkapnya.
Jefri Nichol berharap, bahwa untuk kedepannya bisa membuat sebuah gerakan yang tidak hanya ada mahasiswa saja. Tetapi Jefri juga berharap bahwa buruh-buruh lain juga dapat bersatu.
“Semoga nanti ada lagi gerakan, seluruh elemen nggak Cuma mahasiswa tetapi dari buruh, dari rakyat-rakyat yang lain ikut bersatu,” kata Jefri Nichol.
Seorang aktor tanah air itu juga mengaku bahwa, di sela-sela kesibukan syutingnya. Dia menyempatkan diri untuk datang dan ikut serta dalam gerakan mahasiswa itu.
Baca Juga: Mahasiswi di Medan Tewas Ditikam di Kamar Kos, Polisi Selidiki
“Kalau gue libur syuting sih, gue pasti turun sih. Kebetulan gue lagi libur kerja,” sambungnya. (*)
Sumber Berita : Instagram/@undercover.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026