/
Minggu, 09 April 2023 | 19:55 WIB
Cek fakta, Pesulap Merah ditantang warga Dayak untuk adu kesaktian gegara komentari Ida Dayak. (Tangkap layar Youtube SELEB TV)

SuaraBandungBarat.id - Baru-baru ini muncul video yang mengklaim bahwa pesulap merah ditantang warga dayak untuk adu kesaktian.

Hal tersebut dikarenakan pesulap merah yang mengomentari Ida Dayak terkait pengobatan yang dilakukannya.

Seperti diketahui bahwa Ida Dayak disebut sebagai wanita sakti karena keahliannya menyembuhkan orang-orang yang mengalami kelainan pada tulangnya.

Dari keterangan lain, Ida Dayak disebut ahli dalam pengobatan tradisional khususnya tulang dan sudah berpetualang ke berbagai daerah di Indonesia.

Hingga belakangan ini muncul komentar yang dilontarkan oleh pesulap merah terhadap keahlian Ida Dayak tersebut.

Tidak hanya itu, kemunculan video yang baru-baru ini mengklaim bahwa pesulap merah ditantang orang Dayak adu kekuatan membuat heboh publik.

Informasi tersebut diunggah oleh pemilik kanal Youtube SELEB TV dalam sebuah video berjudul 'RAGUKAN KESAKTIANNYA!! PESULAP MERAH DITANTANG WARGA DAYAK...'.

Namun setelah ditonton, dalam video tersebut tidak ada informasi dan bukti yang akurat tentang kebenaran bahwa orang Dayak menantang pesulap merah untuk adu kekuatan.

Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan ke dalam informasi bohong atau hoaks alias tidak benar.

Baca Juga: LIVE STREAMING Gratis Nonton Persita Tangerang vs Persib Bandung BRI Liga 1 Ada Disini

Disclaimer: Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandungbarat.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.(*)

Load More