SUARABANDUNGBARAT.ID- Mungkin diantara kalian pernah mendengar kisah menyeramkan yang satu ini. Ini adalah kisah Dancing Lady Serbia.
Dancing Lady Serbia, merupakan kisah menyeramkan tentang sosok penari wanita yang dianggap misterius. Bahkan kisah viral ini cukup ramai di kalangan warganet dan cukup ramai yang membahasnya.
Bahkan saking viralnya kisah tersebut, ada beberapa yang menyebutkan bahaya mendekati penari menyeramkan yang satu ini. Beberapa sumber juga menyebutkan bahwa bisa fatal akibatnya jika mendekati Danding Lady Serbia.
Mungkin sebagian orang masih penasaran akan kisah menyeramkan dari sosok penari wanita yang satu ini. Inilah kisah si Dancing Lady Serbia, dikutip dari akun tiktok ADA24.
Kisah Menyeramkan si Dancing Lady Serbia
Jika kalian melihat seorang wanita menari tanpa musik di malam hari atau kalian akan dikejarnya bahkan hingga dilukai. Inilah si Dancing Lady Serbia.
Pada Februari lalu, sempat viral sebuah video di beberapa platform media sosial. Video tersebut diberi judul “The Serbian Dancing Lady” atau “Wanita Penari Serbia”.
Pada video “Dancing Lady Serbia”, terekam amatir seorang perempuan yang menari tarian kolo di tengah jalan pada malam hari yang sepi. Tarian Kolo adalah tarian khas Serbia.
Namun, tarian kolo ini menjadi nampak merinding manakala ditarikan oleh sosok dancing, Lady Serbia ini.
Baca Juga: Selain Media Sosial, 7 Media Ini Ampuh Membangun Personal Branding, Cobain!
Sebuah video yang kerap beredar direkam sekelompok remaja di Jalan Battutofa Street, Zevesdara, Serbia pada tahun 2019 lalu. Dalam video tersebut, nampak seorang perempuan yang menari di pinggir jalan dekat sebuah rumah sakit kota.
Ada juga sebuah video seseorang yang merekam wanita menari di jalan di kegelapan malam. Namun karena ketahuan, wanita itu mengejar sang perekam video dan nampak membawa senjata.
Oleh karena kemunculannya yang misterius dan nampak ganjil, hal tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, hingga kini mereka kehilangan jejak.
Beberapa kali pihak kepolisian mencari sosok perempuan itu. Sayangnya, sosok Dancing Lady Serbia itu hilang tanpa jejak yang semakin membuatnya misterius.
Kemunculan sosok Dancing Lady Serbia kerap memunculkan mitos-mitos yang beredar di kalangan netizen. Konon, ia akan mengejar siapapun yang dia lihat atau yang dia dengar.
Bahkan, muncul mitos bahwa ia kerap mengejar menggunakan senjata tajam. Walaupun hal itu masih mitos yang beredar, namun tetap saja membuat netizen was-was dan cemas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal