SUARA BANDUNG BARAT - Inez Kristanti, sempat membahas tentang fetish. Sebuah gejala yang seringkali dianggap sebagai sebuah kelainan.
Terkadang, orang yang terkena gejala fetish ini dapat merasa tidak nyaman, hingga tak mampu mengatasi sebuah kelainan tersebut. Ini juga yang akan dibahas Inez Kristanti.
Lalu, apa saja hal-hal tentang fetish yang perlu dipahami menurut Inez Kristanti? Apakah sebuah kelainan tersebut dapat disamakan pada kejahatan?
Sebagaimana dikutip dari akun tiktok Inez Kristanti, inilah lima hal yang harus dipahami tentang fetish, sebuah gejala yang sering dianggap sebagai sebuah kelainan.
1. Apa Itu Fetish Sebenarnya?
Fetish adalah gairah berhubungan yang melibatkan benda mati. Misalnya, high heels, celana dalam, atau fokus pada anggota tubuh yang bukan organ seksual.
Misalnya kaki atau rambut.
2. Fetish Tidak Sama seperti BDSM
BDSM, biasanya berfokus pada aktivitas berhubungan. Misalnya diikat-ikat, didominasi.
Nah, ini sebenarnya berbeda dan tak seperti fetish. Jadi, ketika ada orang mengatakan, “Fetish aku BDSM”, itu kurang tepat.
3. Tidak Semua Fetish Itu Gangguan Penyakit
Ternyata, ada orang-orang yang fetishnya ringan. Misalnya, kalau pasangan sedang memakai high heels supaya dia semakin semangat, dan semakin terangsang.
Tapi, kalau tidak ada juga tidak masalah. Yang sudah perlu konsultasi ke psikolog, kalau fetish nya sudah menjadi keharusan.
Misalnya, sudah gantikan relasi dengan pasangan, dia sudah tidak peduli berhubungan lagi dengan pasangannya. Maunya masturbasi memakai celana dalam perempuan saja, dan yang sudah mengganggu keberfungsian seksualnya sehari-hari.
4. Fetish Tidak Sama seperti Penjahat Kelamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
-
Jadi Film Terseram 2026, Salmokji Akan Tayang di Bioskop Indonesia
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
Jeje Govinda Diledek Gara-Gara Baru Wisuda, Amy Qanita Klarifikasi Riwayat Kuliah Menantu
-
Bukti Awal Sudah Kantongi! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI