SuaraBandungBarat.id - Beredar video yang diklaim menampilkan video bahwa Ahmad Dhani meninggal dunia pada sore hari dengan kondisi yang mengenaskan.
Video tersebut berjudul, “Innalillahi, Ahmad Dhani Ditemukan Meninggal Dunia Tadi Sore Dalam Kondisi Mengenaskan,” sebagaimana dikutip oleh SuaraBandungBarat.id dari kanal Youtube Seleb Viral, Senin (29/5/2023).
Di mana, video yang berdurasi dua menit lebih empat puluh tujuh detik telah ditonton sebanyak seratus enam puluh enam kali penonton.
Video tersebut dilengkapi dengan sampul video dengan narasi yang hampir serupa yaitu menekankan bahwa Ahmad Dhani meninggal dunia pada sore hari dengan kondisi yang mengenaskan.
"Ahmad Dhani Ditemukan Meninggal Dunia Tadi Sore Dalam Kondisi Mengenaskan,” tulis keterangan thumbnail video tersebut.
Lantas, apakah klaim video tersebut adalah benar? Simak penjelasan berikut ini.
Usai menonton video tersebut, tidak ada pernyataan atau bukti akurat yang membuktikan bahwa Ahmad Dhani meninggal dunia pada sore hari dengan kondisi yang mengenaskan.
Di mana, narator menyampaikan bahwa masyarakat dan tim SAR gabungan mendapati jenazah Ahmad Dhani yang dilaporkan tenggelam di sungai.
Baca Juga: CEK FAKTA: Luna Maya Resmi Nikah Siri dengan Maxime Boutier di Bali, Benarkah?
Narator menyampaikan bahwa kondisi Ahmad Dhani sudah meninggal dunia pada pukul 14.32 WITA lokasi sekitar 200 meter dari TKP
KESIMPULAN:
Setelah ditelusuri, dalam video tersebut tidak ada bukti yang akurat terkait Ahmad Dhani meninggal dunia pada sore hari dengan kondisi yang mengenaskan. Maka, informasi tersebut dikategorikan ke dalam konten hoax alias informasi yang menyesatkan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km