SUARA BANDUNG BARAT - Semenjak ramai kasus video syur mirip Rebecca Klopper, batang hidung Fadly Faisal tak pernah terlihat di layar kaca.
Namun, Haji Faisal mengatakan, bahwa Fadly Faisal menginap di rumah temannya ketika kasus video asusila mirip Rebecca viral.
Selain itu, Haji Faisal juga mengungkapkan kondisi sang putra yang baik-baik saja, walau memang tidak terlihat di muka publik.
"Saya telepon anak saya, karena khawatir dia tidak pulang," kata Haji Faisal, dalam wawancara bersama Hot Shot SCTV.
"Dalam pembicaraan, saya ditelepon, keadaan dan kondisinya menurut saya baik-baik saja. Tidak ada kendala," tambah Haji Faisal.
Adapun alasan Fadly Faisal memutuskan menginap di rumah temannya, kata Haji Faisal, dikarenakan menghindari awak media.
"Cuma memang dia tidak ada di rumahnya. Artinya, dia menghindari kejaran wartawan, sehingga dia nginap di rumah temannya," katanya.
Sementara, ketika disinggung bagaimana kelanjutan hubungan Fadly Faisal dan Rebecca Klopper ke depannya.
Menurut Haji Faisal hubungan asmara antara sang putra dengan bintang Mermaid In Love itu hanya baru sekadar pacaran.
Baca Juga: Profil Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Dukung Rencana Ekspor Pasir Laut
"Kalau persoalan itu, kami atau saya sendiri tidak berpikir terlalu jauh. Karena kami meyakini baru sekadar berpacaran," kata Haji Faisal.
Dirinya pun tak menampik jika ke depannya bisa saja terjadi hal yang tidak terduga soal hubungan asmara Fadly dan Rebecca.
"Baru setahun kurang, artinya belum setahun. Dan masih bisa mungkin terjadi hal-hal yang tidak terduga ke depannya," kata dia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bedah Perbedaan Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra, Worth It untuk Upgrade?
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
5 Fakta Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Protes Juri LCC lalu Diundang Gibran
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Memburu Bintang Komika Baru: Kompas TV Punya SUCI, Netflix Ada Funny AF with Kevin Hart
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026