SUARA BANDUNG BARAT - Bagi yang pernah menonton film dewasa, mungkin tak asing dengan adegan-adegan yang diperlihatkan di dalamnya.
Adegan-adegan yang dinilai berlebihan karena jarang ditemukan di kehidupan nyata. Inez Kristanti menyebut jika ternyata melakukan hubungan suami istri dalam film dewasa berbeda dari berhubungan dalam dunia nyata.
Ia juga meluruskan tentang hal-hal seputar berhubungan yang ditampilkan dalam film dewasa. Menurutnya, adegan tersebut tidak sama seperti halnya melakukan hubungan suami istri di dunia nyata.
Lantas, apa perbedaan melakukan hubungan suami istri dalam film dewasa dan dunia nyata menurut Inez Kristanti?
Sebagaimana dikutip dari akun tiktok Inez Kristanti, berikut ini ada empat hal tentang melakukan hubungan suami istri, dimana antara yang ditayangkan film dewasa dan dunia nyata berbeda.
1. Ukuran Alat Vital Pada Tubuh Pria
Dalam film kerap ditemukan ukuran alat vital tubuh pria yang panjang dan jumbo. Dalam film rata-rata diperlihatkan ukurannya yang mencapai dua puluh centimeter, padahal dalam kehidupan nyata, terutama di Indonesia rata-rata ukuran Mr.P pria adalah 12 centimeter.
2. Waktu Pemanasannya
Dalam film, selalu diperlihatkan adegan langsung melakukan aktifitas pemanasan yang lama atau justru langsung melakukan adegan hubungan badan tanpa melakukan pemanasan, padahal dalam kehidupan nyata kerap dibutuhkan untuk melakukan pemanasan walaupun singkat.
3. Perempuan Selalu "Keluar"
Di kehidupan nyata salah satu permasalahan keluarga adalah sang istri tidak merasa terpuaskan saat melakukan hubungan seksual dengan suaminya. Hal ini lantaran, ada keegoisan seorang pria untuk memerhatikan pasangannya.
Dalam kehidupan film, justru hal-hal tersebut jarang ditemukan karena perempuan selalu "keluar".
4. Durasi Main
Di film, laki-laki bisa main setengah jam lebih. Padahal, aslinya rata-rata sudah keluar dalam lima menit dan merupakan suatu kenormalan umum.
Demikianlah informasi tentang perbedaan berhubungan antara di film dan di dunia nyata. Memang tidak sepenuhnya apa yang ada dalam film adalah suatu rekaan semata tetapi kebanyakan merupakan suatu hal yang telah direncanakan, oleh sebabnya menonton film dewasa adalah hal buruk karena menyajikan fakta yang palsu. (*)
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Mudik ke Merak atau Sumatera? Ini Jalur Alternatif di Kota Tangerang Agar Bebas Macet
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
7 Trik Cerdas Sewa Mobil untuk Mudik Lebaran 2026: Hemat, Aman, dan Bikin Keluarga Senang
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
-
Belum Tahu soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras, Menko Yusril Langsung Koordinasi
-
BGN Evaluasi Total! 1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara
-
6 Drama Korea Bertema Hukum Fantasi, Terbaru Phantom Lawyer
-
Satu Tahun Danantara Indonesia: Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
-
Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman
-
5 Rekomendasi CC Cream Pengganti Foundation untuk Makeup Natural Saat Lebaran