SUARA BANDUNG BARAT - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengungkapkan, kesannya setelah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
Menurut putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu, perbincangannya dengan AHY terasa seperti obrolan antara kakak dan adik.
"Banyak sekali yang bisa di-omongin, bisa seperti kakak dan adik. Tadi Mas AHY bilang, 'Mbak boleh, ya, saya menganggap Mbak sebagai kaka?'. Ya, iya, dong," kata Puan Maharani.
Dampak suasana yang begitu akrab, Puan mengaku tidak menyadari sudah berbincang dengan AHY selama satu jam.
Apabila suasana berbicara saat itu terasa seperti perbincangan antara ketua umum partai dengan ketua DPR, kata Puan, tidak akan berlangsung selama 1 jam.
"Selama 10 menit juga sudah selesai, karena ngobrol-nya serius pastinya," kata dia.
Lebih lanjut, Puan mengakui bahwa PDI Perjuangan juga telah menanti-nanti pertemuan dengan AHY.
Melalui pertemuan itu, PDIP dan Demokrat menyepakati, bahwa komunikasi politik antara kedua partai tersebut tidak boleh berhenti sampai pertemuan ini.
"Politik itu penuh dengan dinamika, sangat dinamis. Jadi, untuk bisa mencapai satu titik temu di tengah saja, pelu waktu untuk bicara-bicara terus," kata Puan.
Baca Juga: Puan Maharani Beri Kode Pertemuan Selanjutnya dengan AHY: Kami Ngobrol Serius
Namun, dikatakannya, kalau tidak pernah bertemu, tidak pernah bicara, berpotensi menimbulkan miskomunikasi.
"Jadi, ini mungkin pertemuan yang pertama. Akan tetapi, insya Allah bukan pertemuan yang terakhir," katanya.
Pada kesempatan yang sama, AHY mengungkapkan, bahwa politik rekonsiliasi sangat dibutuhkan, dan dinantikan oleh masyarakat.
"Untuk bangsa dan negara, politik rekonsiliasi semacam ini sangat dibutuhkan, dan dinantikan oleh masyarakat Indonesia," kata AHY.
AHY menerangkan, PDIP dan Demokrat merupakan dua partai yang memiliki pengalaman sebagai partai penguasa, sekaligus memiliki pengalaman sebagai partai oposisi.
Ia juga sempat menyinggung terkait dengan komunikasi, dan hubungan antar partai yang belum bisa berjalan sebaik, yang diharapkan dalam kurun waktu dua dekade terakhir, tepatnya sejak 2004.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Gentala Arasy, Simbol Kejayaan Islam Kebanggaan Negeri Sepucuk Jambi
-
Westlife Bolak-balik ke Indonesia, Apakah Riders-nya Bikin Pusing Promotor?
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Intip Peran Lee Jun Young di Reborn Rookie, Mantan Atlet yang Bertukar Jiwa
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik