SUARA BANDUNG BARAT - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi meluncurkan tiga program unggulan di tahun 2023.
Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan program yang ada dan berdampak baik terhadap pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB Asep Dendi menjelaskan, ketiga program tersebut yakni ekstrakurikuler Tahfidz Quran, peresmian tiga Taman Kanak-kanak (TK) Negeri dan Sekolah Ramah Anak (SRA).
"Ada tiga TK Negeri yang kami launching pada peringatan HUT KBB ke-16 kemarin. Ketiga TK tersebut berlokasi di Kecamatan Cihampelas, Kecamatan Cililin dan Kecamatan Ngamprah," Selasa (20/6/2023).
Ia menambahkan, kehadiran TK Negeri tersebut merupakan yang pertama. Sebelumnya, TK tersebut dikelola oleh pihak swasta.
"Alhamdulillah, sekarang sudah memiliki TK Negeri yang pertama. Meski baru berdiri, namun tiga sekaligus," katanya.
Dengan menjadi TK Negeri, kata Asep, hal tersebut memudahkan Disdik KBB dalam melakukan pembinaan dan juga dalam memberikan bantuan seperti sarana dan prasarana.
"Selain itu, dapat dijadikan TK Pembina dan percontohan bagi TK yang lainnya," terangnya.
Lebih jauh dari itu, keuntungan lain yang bakal didapat KBB yakni akan mendapat kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jenjang TK.
Baca Juga: Hewan Kurban Sebaiknya Dipuasakan sebelum Disembelih, Ini Penjelasannya
"Berdasarkan data dari Disdik KBB, saat ini ada sekitar 1.290 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di bawah Disdik KBB," katanya.
Sementara itu, Disdik KBB pun meluncurkan program Sekolah Ramah Anak (SRA) untuk mengantisipasi tiga hal di dunia pendidikan yakni kekerasan seksual, perundungan atau bullying, dan intoleransi.
"Melalui deklarasi sekolah ramah anak ini menegaskan bahwa sekolah bukan tempat kekerasan seksual, bullying maupun intoleransi," paparnya.
Menurutnya, sekolah ramah anak merupakan satuan pendidikan yang menghargai hak anak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, dan kesempatan untuk bermain.
"Sekolah ramah anak melindungi anak dari pelecehan dan kekerasan. Di sejumlah tempat terjadi aksi perundungan dan kekerasan seksual yang menimpa anak," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menambahkan, pada HUT KBB ke-16 kemarin dirinya sekaligus meresmikan deklarasi anti bullying atau anti kekerasan di sekolah, termasuk rencana program ustadz masuk sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung