- Tim SAR gabungan terus mencari Ajum, nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di perairan Kalianda sejak Selasa lalu.
- Memasuki hari keempat, tim SAR membagi tiga regu untuk memperluas jangkauan pencarian hingga delapan mil dari lokasi.
- Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi menjadi kendala utama yang menghambat efektivitas pencarian korban tersebut.
Suara.com - Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) bernama Ajum (52), warga Pandeglang, Banten, yang hilang setelah kapal nelayan yang ditumpanginya diduga ditabrak kapal kargo di perairan Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Memasuki hari keempat pencarian pada Jumat, korban belum berhasil ditemukan meski tim gabungan terus menyisir area laut di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Pos SAR Bakauheni Basarnas Lampung Rezie Kuswara mengatakan operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan lintas instansi.
“Operasi SAR melibatkan Basarnas, TNI AL, Pol Airud Polda Lampung, Pol Airud Polres Lamsel, BNPB, DAMKAR Lamsel, nelayan dan Relawan Potensi SAR,” ujar dia di Kalianda, Jumat.
Menurut Rezie, kondisi cuaca di perairan menjadi kendala utama dalam proses pencarian korban. Angin kencang dan gelombang tinggi membuat jangkauan pencarian menjadi lebih terbatas.
“Angin kencang dan gelombang laut yang cukup tinggi memengaruhi jangkauan serta efektivitas pencarian, namun upaya maksimal tetap kami lakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel,” katanya.
Untuk memperluas area pencarian, tim SAR membagi personel menjadi tiga regu yang bergerak menggunakan armada berbeda.
“Pencarian hari keempat ini kita melaksanakan sekitar delapan mil dari titik TKP, dan juga untuk regu kita bagi tiga yang terdiri atas raberbut Basarnas, kapal TNI AL dan juga BNPB, sampai dengan saat ini informasi masih juga nihil,” kata dia.
Basarnas juga telah berkoordinasi dengan nelayan setempat agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di laut.
Baca Juga: Melihat Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe
“Kita juga sudah menginformasikan kepada nelayan-nelayan setempat, apabila mendapatkan informasi atau tanda-tanda dari korban untuk bisa dapat langsung menginformasikan kepada kami,” ucap dia.
Berdasarkan informasi sementara, insiden bermula saat perahu nelayan yang ditumpangi korban diduga mengalami benturan dengan kapal kargo yang melintas di perairan Kalianda pada Selasa (5/5).
Berita Terkait
-
Melihat Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe
-
639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih
-
Cara Cek E-Meterai Asli atau Palsu, Jangan Salah saat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih
-
Terpopuler: Link Daftar Manajer Kampung Nelayan Merah Putih, Rincian Tarif Listrik per kWh
-
Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement