SUARA BANDUNG BARAT - Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) APBN Tahun 2024 harus terus disampaikan ke pemerintah daerah.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Banggar DPR-RI, Cucun Ahmad Syamsurijal saat ditemui di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/6/2023).
Ia menjelaskan, hal tersebut dilakukan agar KEM PPKF tahun 2024 tersebut tersampaikan agar simultan. Terlebih itu berkaitan dengan Prioritas Nasional (PN) pada APBN 2024 mendatang.
"Ada tujuh prioritas nasional harus tersampaikan mana yang dilaksanakan daerah jadi mana yang ditangani pusat dengan belanja kementerian atau lembaga (KL) mana yang melalui skema KD," katanya.
Ia menambahkan, Pemkab Bandung Barat harus dapat menangkap peluang yang di pusat. Terlebih saat ini ada pada aplikasi Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (KRISNA).
"Hadir di sini mensosialisasikan bagaimana hubungan keuangan pusat daerah ini harus bisa tersampaikan kepada semua OPD," katanya.
"Kita ukur bagaimana nanti percepatan pembangunan Bandung Barat ini. Sehingga kondisi fisikalnya bisa balance antara pemasukan dan pengeluaran serta potensi PAD," katanya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, dalam kesempatan tersebut pihaknya mengakui banyak pemahaman baru yang diperoleh.
"Bagi kami banyak manfaatnya terkait dana transfer serta bagaimana upaya-upaya meningkatkan PAD dan yang lainnya termasuk Dana Desa," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut, pihaknya menyampaikan terkait pembangunan insfratruktur yakni tidak hanya jalan seperti kesehatan dan lainnya yang sinkron dengan pemerintah pusat.
"Tadi kita mengusulkan beberapa program misalnya pembangunan sanitasi, penanganan stunting dan yang lainnya," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian
-
Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan
-
5 Langkah Sederhana Merawat Mobil Pasca Dibawa Mudik Lebaran
-
Alur Serius, Tokoh Misterius: Kontradiktif di Novel Melangkah J.S. Khairen
-
Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%
-
SNBT 2026 Bisa Pilih Berapa Jurusan? Ini Ketentuan dan Cara Memilihnya
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN
-
Kabar Terbaru Lola Diara Si Pelakor Layangan Putus, dari Sosialita Kini Jual Preloved
-
7 Alasan Kenapa Terbang dari Semarang ke Jakarta Bisa Jadi Opsi Menarik
-
7 Tips Perjalanan Lampung Jakarta: Tips Mudik atau Liburan dari Bandara Kecil ke Ibu Kota