- Pemprov DKI Jakarta memperkuat jejaring internasional untuk meningkatkan konektivitas serta inovasi pembangunan menuju kota berkelas dunia.
- Ekonomi Jakarta mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,56 persen pada awal 2026 di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global.
- Pemerintah menargetkan revitalisasi kawasan strategis Rasuna Said rampung sebelum perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta pada Juni 2026.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempercepat langkah transformasi ibu kota menuju kota global. Tak hanya fokus pada pembangunan internal, Jakarta juga memperkuat jejaring internasional dengan berbagai kota dunia untuk meningkatkan konektivitas dan berbagi inovasi pembangunan perkotaan.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan penguatan kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam mendorong Jakarta agar mampu bersaing di tingkat global.
“Penguatan kerja sama internasional dilakukan untuk memperluas konektivitas global dan berbagi inovasi pembangunan kota,” ujar Uus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/5/2026), dikutip dari ANTARA.
Di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan, Jakarta disebut tetap menunjukkan performa yang solid. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada akhir 2025 tercatat sebesar 5,21 persen dan meningkat menjadi 5,56 persen pada awal 2026.
Menurut Uus, capaian tersebut menunjukkan daya tahan ekonomi Jakarta yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global.
“Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global,” katanya.
Selain memperkuat fondasi ekonomi, Pemprov DKI juga terus melakukan penataan kawasan strategis kota. Salah satu fokus utama saat ini adalah revitalisasi kawasan Jalan HR Rasuna Said yang ditargetkan semakin tertata dan representatif menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.
Kawasan Rasuna Said dan Kuningan dinilai memiliki posisi penting karena menjadi pusat aktivitas diplomatik, pemerintahan, hingga ekonomi nasional. Di area tersebut berdiri berbagai kantor kedutaan besar, kementerian, pusat perdagangan, dan perkantoran.
“Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan,” tutur Uus.
Baca Juga: Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
Ia juga menekankan bahwa transformasi Jakarta sebagai kota global tidak bisa dilakukan pemerintah semata. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar Jakarta mampu menjadi kota berkelas internasional tanpa meninggalkan identitas budayanya.
“Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bahas Dinamika Bangsa, KSP Dudung Sampaikan Pesan Khusus untuk Para Purnawirawan
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela