- Pemerintah AS merilis dokumen rahasia sistem Presidential Unsealing and Reporting System mengenai penampakan UFO di Kazakhstan pada tahun 1994.
- Pilot Tajik Air Ed Rhodes melaporkan objek bercahaya dengan manuver tidak lazim selama 40 menit di wilayah udara Kazakhstan.
- Pemerintah AS mendokumentasikan laporan tersebut pada Februari 2026 tanpa memberikan kesimpulan resmi mengenai asal-usul objek misterius yang terlihat.
Suara.com - Pemerintah AS merilis dokumen rahasia terkait fenomena udara tak dikenal atau UFO.
Salah satu arsip yang menarik perhatian adalah laporan pilot maskapai Tajik Air yang mengaku melihat objek misterius di langit Kazakhstan pada 1994.
Dokumen tersebut menjadi bagian dari arsip baru bernama Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters.
Sistem itu dibentuk atas arahan Presiden Donald Trump untuk membuka kasus-kasus UFO yang belum terpecahkan kepada publik.
Laporan berasal dari kabel diplomatik Kedutaan Besar AS di Dushanbe tertanggal 31 Januari 1994.
Dokumen itu berjudul Tajik Air Pilots Report Unidentified Flying Object dan telah mendapat status Released in Full pada Februari 2026.
Dalam laporan tersebut, kepala pilot Tajik Air, Ed Rhodes, bersama dua pilot asal Amerika Serikat mengaku melihat cahaya sangat terang saat menerbangkan Boeing 747SP di ketinggian 41 ribu kaki di wilayah udara Kazakhstan pada 27 Januari 1994.
Objek bercahaya itu disebut datang dari arah timur dengan kecepatan tinggi dan berada jauh di atas pesawat mereka.
Ketiga pilot mengaku mengamati objek tersebut selama sekitar 40 menit.
Baca Juga: Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
Mereka menggambarkan pergerakan objek sangat tidak biasa.
Cahaya misterius itu disebut bergerak melingkar, berputar seperti spiral, hingga melakukan manuver tajam 90 derajat di udara.
Rhodes bahkan sempat mengambil beberapa foto menggunakan kamera saku Olympus miliknya.
Namun, foto-foto tersebut tidak ditemukan dalam dokumen yang dirilis Pentagon.
Para pilot mengaku tidak bisa melihat bentuk objek karena kondisi gelap.
Mereka hanya menggambarkan cahaya itu menyerupai gelombang busur dan meninggalkan jejak seperti garis putih di langit.
Berita Terkait
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT