News / Internasional
Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB
Pemerintah AS merilis dokumen rahasia terkait fenomena udara tak dikenal atau UFO. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah AS merilis dokumen rahasia sistem Presidential Unsealing and Reporting System mengenai penampakan UFO di Kazakhstan pada tahun 1994.
  • Pilot Tajik Air Ed Rhodes melaporkan objek bercahaya dengan manuver tidak lazim selama 40 menit di wilayah udara Kazakhstan.
  • Pemerintah AS mendokumentasikan laporan tersebut pada Februari 2026 tanpa memberikan kesimpulan resmi mengenai asal-usul objek misterius yang terlihat.

Suara.com - Pemerintah AS merilis dokumen rahasia terkait fenomena udara tak dikenal atau UFO.

Salah satu arsip yang menarik perhatian adalah laporan pilot maskapai Tajik Air yang mengaku melihat objek misterius di langit Kazakhstan pada 1994.

Dokumen tersebut menjadi bagian dari arsip baru bernama Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters.

Sistem itu dibentuk atas arahan Presiden Donald Trump untuk membuka kasus-kasus UFO yang belum terpecahkan kepada publik.

Laporan berasal dari kabel diplomatik Kedutaan Besar AS di Dushanbe tertanggal 31 Januari 1994.

Dokumen itu berjudul Tajik Air Pilots Report Unidentified Flying Object dan telah mendapat status Released in Full pada Februari 2026.

Dalam laporan tersebut, kepala pilot Tajik Air, Ed Rhodes, bersama dua pilot asal Amerika Serikat mengaku melihat cahaya sangat terang saat menerbangkan Boeing 747SP di ketinggian 41 ribu kaki di wilayah udara Kazakhstan pada 27 Januari 1994.

Objek bercahaya itu disebut datang dari arah timur dengan kecepatan tinggi dan berada jauh di atas pesawat mereka.

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu? [Istimewa]

Ketiga pilot mengaku mengamati objek tersebut selama sekitar 40 menit.

Baca Juga: Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Mereka menggambarkan pergerakan objek sangat tidak biasa.

Cahaya misterius itu disebut bergerak melingkar, berputar seperti spiral, hingga melakukan manuver tajam 90 derajat di udara.

Rhodes bahkan sempat mengambil beberapa foto menggunakan kamera saku Olympus miliknya.

Namun, foto-foto tersebut tidak ditemukan dalam dokumen yang dirilis Pentagon.

Para pilot mengaku tidak bisa melihat bentuk objek karena kondisi gelap.

Mereka hanya menggambarkan cahaya itu menyerupai gelombang busur dan meninggalkan jejak seperti garis putih di langit.

Load More