SUARA BANDUNG BARAT - Sebanyak 289 rekening dengan transaksi mencurigakan atas nama pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang serta Institusi belum diusut tuntas.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan jika memang saat ini mereka belum mengusutnya secara tuntas.
Djuhandani mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya belum ada kaitan sampai sejauh itu.
"Sementara kami belum ada kaitan ke situ," kata Djuhandhani yang dikutip dari pmjnews.com pada Kamis (6/7/2023).
Adapun yang dilakukannya saat ini menurut Djuhandhani yaitu penyidikan terkait laporan penistaan agama yang dilaporkan oleh Ken dab beberapa LP.
"Yang dilaksanakan penyidikan saat ini adalah terkait penistaan agama yang dilaporkan oleh saudara Ken dan ada berapa LP," terangnya.
Tidak hanya itu, Djuhandani juga mengatakan bahwa terdapat beberapa LP dari santri, perwakilan santri, dan lain sebagainya.
"Termasuk ada berapa LP dari santri, perwakilan santri dan lain sebagainya di Polda Jabar itu. Sementara di LP tersebut kita tarik untuk penanganan di Bareskrim," sambungnya.
Adapun terkait jumlah rekening yang disebut terdapat transaksi mencurigakan, Menko Polhukam Mahfud Md memastikan 289 rekening atas nama pimpinan pondok pesantren Al- Zaytun, Panji Gumilang dan institusinya.
Baca Juga: Pertemuan Puan-AHY Membawa Berkah, Hasto Ungkap Hubungan PDIP Dengan Demokrat Semakin Cair
Bahkan Mahfud MD juga menerangkan jika terdapat beberapa rekening milik Panji Gumilang dengan nama yang berbeda.
"Ya memang, 256 rekening atas nama Abu Toto Panji Gumilang, Abu Salam Panji Gumilang, nama di itu ada enam. Ada Abu Toto, ada Panji Gumilang, ada Abu Salam, pokoknya enam lah," kata Mahfud MD.
Selain 256 rekening atas nama Panji Gumilang, Mahfud juga menjelaskan ada 33 rekening atas nama institusi, maka totalnya ada 289 rekening.
"Dari situ dari 256 rekening atas nama dia (Panji Gumilang), dan 33 rekening atas nama institusi. Jadi 289," imbuhnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar
-
Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral
-
Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal
-
Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang
-
Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan