SUARA BANDUNG BARAT - Pengacara ternama Indonesia, Kamarudin Simanjuntak jelaskan kasus Syahnaz dan Rendy Kjaernett di mata hukum.
Kasus perselingkuhan hingga disebut perzinaan yang dilakukan Syahnaz dan Rendy Kjaernett memang cukup menghebohkan publik.
Namun, ada saja yang menyebut hal itu sebagai gaya hidup yang memang menurut Kamarudin Simanjuntak ada saja yang menyebut seperti itu.
"Kalo kita bicara gaya hidup, memang ada saja seperti itu," kata Kamarudin Simanjuntak yang dikutip dari Seleb Oncam News pada Sabtu (8/7/2023).
Namun menurut Kamarudin, jika melihat ke masa depan apalagi usia sudah menua, maka pasti akan berpikir tentang surga atau neraka yang menjadi persinggahan terakhir.
"Tapi kalau kita lihat ke masa depan, contohnya sudah usia 50 macam saya, apalagi pada saat kita sakit nih, saya mau ke mana nih, saya ke kiri atau ke kanan, ke surga atau ke neraka," terangnya.
Adapun kasus perselingkuhan atau perzinahan seperti yang dilakukan Syahnaz dan Rendy Kjaernett, Kamarudin menyebut itu sangat dilarang di mata agama, moralitas, atau adat juga.
"Saya ingatkan tadi secara agama, secara moralitas, secara adat juga itu sangat dilarang," ucapnya.
Adapun di mata hukum Indonesia, Kamarudin mengungkapkan jika ancamannya tidak terlalu lama sehingga tidak membuat orang jera untuk melakukannya lagi.
Baca Juga: Manggung di Java Pop Fest 2023, Evan Loss Curhat Patah Hati: Asmaraku Gak Beruntung
"Ancamannya gak terlalu lama, hanya beberapa bulan saja, sehingga tidak membuat orang jera," ujarnya.
Lebih lanjut Kamarudin menekankan meski beberapa bulan saja ancamannya, bukan berarti hal itu boleh dilakukan karena tetap tidak baik.
"Walaupun demikian, beberapa bulan bukan berarti boleh dilakukan, bukan karena berat atau ringannya hukuman, tapi tidak baik," tuturnya.
Jika melihat pembuktian terkait perzinahan, memang hanya dari pengakuan, tapi menurut Kamarudin hal tersebut tidak akan lepas dari pandangan Tuhan.
"Soal terbukti kan soal pengakuan aja, tapi walaupun tidak terbukti di sini, di sana terbukti, di akhirat, karena Tuhan kita maha melihat," imbuhnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan
-
Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas