/
Senin, 10 Juli 2023 | 20:10 WIB
CEK FAKTA: Takut Masuk Bui, Syahnaz Langsung Klarifikasi Hingga Lady Nayoan Katai Syahnaz Wanita Tak Punya Malu, Benarkah? (Tangkapan layar dari youtube target artis.)

SUARA BANDUNG BARAT - Beredar video yang diklaim menampilkan video bahwa Syahnaz langsung klarifikasi kasus perselingkuhannya karena takut masuk bui hingga Lady Nayoan katai Syahnaz, wanita yang tak punya malu. 

Video tersebut berjudul, “Takut Masuk Bui, Syahnaz Langsung Klarifikasi, Lady Nayoan Katai Syahnaz Wanita Tak Punya Malu,”sebagaimana dikutip oleh Suara Bandung Barat dari kanal Youtube Target Artis, Senin (10/7/2023). 

Di mana, video yang berdurasi tiga menit lebih tiga puluh empat detik telah ditonton sebanyak seratus lima puluh dua kali penonton.

Video tersebut dilengkapi dengan sampul video dengan narasi yang hampir serupa yaitu menekankan bahwa Syahnaz langsung klarifikasi kasus perselingkuhannya karena takut masuk bui hingga Lady Nayoan katai Syahnaz, wanita yang tak punya malu. 

“Nanas Jeje Happy Ending. Randy Langsung Hapus Tatto,” tulis keterangan thumbnail video tersebut.

Lantas, apakah klaim video tersebut adalah benar? Simak penjelasan berikut ini.

CEK FAKTA:

Usai menonton video tersebut, tidak ada pernyataan atau bukti akurat yang membuktikan bahwa Syahnaz langsung klarifikasi kasus perselingkuhannya karena takut masuk bui hingga Lady Nayoan katai Syahnaz, wanita yang tak punya malu. 

Di mana, narator membacakan berita dari salah satu media online bahwa pengacara, Kamarudin Simanjuntak mengatakan Rendy Kjaernett dan Syahnaz bisa dipidanakan secara hukum usai ketahuan selingkuh.

Baca Juga: CEK FAKTA: Amanda Manopo Rayakan Lebaran Idul Adha di Bali Bersama Orang Tua Arya Saloka, Benarkah?

KESIMPULAN:

Setelah ditelusuri, dalam video tersebut tidak ada bukti yang akurat terkait Syahnaz langsung klarifikasi kasus perselingkuhannya karena takut masuk bui hingga Lady Nayoan katai Syahnaz, wanita yang tak punya malu. Maka, informasi tersebut dikategorikan ke dalam konten hoax alias informasi yang menyesatkan. (*)

Load More