- Polisi mengamankan enam pemuda terlibat tawuran bersenjata tajam di Jalan Amil Buncit Raya, Jakarta Selatan, pada Minggu dini hari.
- Pelaku yang mayoritas usia produktif diduga berkumpul semalam suntuk sambil mengonsumsi miras sebelum tawuran.
- Polisi menyita barang bukti termasuk celurit, samurai, dan motor, serta menjerat pelaku dengan UU Darurat terkait senjata tajam.
Suara.com - Ketenangan warga di kawasan Jakarta Selatan kembali terusik oleh aksi anarkisme jalanan. Kepolisian terpaksa bertindak tegas dengan menangkap enam pemuda yang terlibat tawuran antarkelompok di Jalan Amil Buncit Raya, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Insiden tawuran mencekam ini terjadi pada Minggu (8/2/2026) pagi sekitar pukul 04.00 WIB, di saat sebagian besar warga ibu kota masih terlelap.
"Para pemuda tersebut diamankan karena diduga bersama-sama serta membantu membawa senjata tajam untuk percobaan melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Iptu Satrio sebagaimana dilansir Antara.
Identitas Pelaku dan Kronologi Kejadian
Berdasarkan data yang dihimpun, enam pemuda yang kini harus mendekam di balik jeruji besi tersebut mayoritas masih berada di usia produktif.
Satrio mengatakan, enam pemuda yang ditangkap berinisial DNP (21), MR (20), MRA (17), GPG (18), DW (20) dan MD (20). Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.
Aksi tawuran ini ternyata tidak terjadi secara spontan. Berdasarkan keterangan awal, para pelaku diduga sudah berkumpul sejak Sabtu (7/2) malam sekitar pukul 24.00 WIB di kawasan Perguruan Cikini (Percik). Lokasi berkumpul ini disinyalir menjadi titik awal mereka menyusun rencana serangan.
Mirisnya, gaya hidup tidak sehat juga menyertai aksi kriminal ini. Sebagian dari mereka diketahui tengah mengonsumsi minuman keras sebelum turun ke jalan.
Pengaruh alkohol diduga kuat menjadi pemicu keberanian semu yang mendorong mereka untuk melakukan tindakan nekat dan berbahaya.
Baca Juga: Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
Selanjutnya, salah satu pelaku mengajak yang lain untuk menyusul sekaligus mencari kanal atau lawan untuk melakukan tawuran.
Senjata Tajam dan Barang Bukti Mengerikan
Dalam penggeledahan yang dilakukan petugas, ditemukan fakta mengerikan mengenai persiapan para pelaku. Polisi menyita berbagai jenis senjata tajam yang dirancang untuk melukai, bahkan mematikan lawan.
Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa enam bilah celurit, satu stik golf, satu samurai, satu dompet berisi uang tunai sebesar Rp869.000, tiga unit sepeda motor serta empat unit telepon genggam.
Keberadaan samurai dan celurit dalam jumlah banyak menunjukkan bahwa kelompok ini memang telah bersiap untuk melakukan pertempuran fisik di jalanan Jakarta.
Sepeda motor yang disita diduga digunakan sebagai sarana mobilitas cepat untuk melakukan serangan mendadak (hit and run), sementara telepon genggam yang diamankan akan diperiksa lebih lanjut untuk menelusuri komunikasi antaranggota kelompok dalam mengoordinasikan aksi tawuran tersebut.
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Tawuran Pelajar dan Kegagalan Kota Membaca Generasi Muda: Bagaimana Memutus Akarnya?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang