SUARA BANDUNG BARAT- Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan berpesan agar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadikan momentum edukasi hal positif kepada para siswa.
Ia mengatakan, salah satu yang harus menjadi fokus bersama yakni terkait antisipasi dan upaya preventif terhadap aksi perundungan di sekolah.
"Tentu siswa baru mengenal lingkungan sekolah yang baru misalkan siswa SD yang naik ke jenjang SMP tentu pengalamannya berbeda," katanya, Senin (17/7/2023).
Ia menambahkan, oleh karena itu banyak hal yang dapat disampaikan kepada siswa baru terkait berbagai hal yang harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari.
"Selain perundungan, tentu momen MPLS ini juga dapat mengedukasi siswa terkait bijak menggunakan medsos dan gadget maupun menghindari penyalahgunaan narkoba," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini di tahun ajaran baru Pemkab Bandung Barat melalui Disdik KBB telah meluncurkan program baru yakni ekstrakurikuler hafidz Qur'an.
"Mudah-mudahan dengan ekstrakulikuler tersebut dapat membentuk siswa yang religius dan berkarakter," katanya.
Ia menegaskan, pendidikan yang berkualitas merupakan modal utama membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
"Pendidikan merupakan salah satu modal utama yang penting bagi kemajuan bangsa," katanya.
Baca Juga: Siapa Tumenggung Endranata yang Dimutilasi dan Jasadnya Diinjak-injak Sampai Kiamat di Jogja?
Ia berharap, dengan pendidikan yang berkualitas berdampak positif terhadap kemajuan di Kabupaten Bandung Barat.
"Mudah-mudahan cita-cita kita Bandung Barat Ekonomi Kuat 2030 dapat terwujud sesuai dengan harapan bersama," harapnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?