SUARABANDUNGBARAT - Wilujeng Sumping! Pelatih Baru Persib Bandung Bojan Hodak, Teddy Tjahjono Mendadak Bilang Begini.
Klub sepak bola ternama Indonesia, Persib Bandung, telah resmi mengumumkan pengangkatan Bojan Hodak sebagai pelatih baru menggantikan Luis Milla yang mengundurkan diri karena alasan pribadi setelah pertandingan pekan ketiga kompetisi Liga 1 musim 2023/2024. Bojan Hodak, pelatih berpaspor Kroasia, sebelumnya menangani klub Malaysia, Kuala Lumpur FC.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, mengonfirmasi bahwa klub telah mencapai kesepakatan dengan pelatih berpengalaman itu dan sangat berharap bahwa Hodak akan membawa dampak positif pada level permainan dan prestasi Persib.
"Kita berharap, bersama pelatih baru ini, PERSIB bisa bangkit untuk memburu target awal kita yaitu posisi 4 Besar," kata Teddy dengan semangat.
Bojan Hodak, yang lahir di Zagreb pada 4 Mei 1971, memiliki catatan kiprah yang mengesankan sebagai pelatih.
Sebelum menangani Kuala Lumpur FC, ia pernah menjadi pelatih untuk PSM Makassar di Liga 1 tahun 2020. Namun, perjalanan kiprahnya bersama PSM terhenti akibat pandemi Covid-19 yang memaksa kompetisi dihentikan.
Keberhasilan Hodak sebagai pelatih terlihat jelas ketika ia menangani klub Malaysia seperti Kelantan FA dan Johor Darul Ta'zim.
Di bawah asuhannya, Kelantan FA berhasil meraih gelar juara Liga Super Malaysia pada tahun 2012, dan Johor Darul Ta'zim berhasil menjadi juara pada tahun 2014. Selain itu, ia juga meraih gelar juara Piala FA Malaysia dan Piala Malaysia bersama Kelantan FA pada tahun 2012 dan 2013.
Prestasi gemilang Hodak juga diraih ketika ia berkiprah di Liga Vietnam, di mana ia berhasil membawa tim Phnom Penh Crown meraih gelar kampiun pada tahun 2011.
Kehadiran Bojan Hodak di Persib diharapkan akan membawa semangat baru dan strategi yang efektif dalam menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
Saat ini, tim masih ditangani oleh caretaker pelatih Yaya Sunarya, dan diharapkan Hodak segera bergabung dengan tim untuk memulai persiapan menuju target ambisius mereka.
Semua mata akan tertuju pada peran dan kinerja pelatih baru ini saat Persib Bandung melangkah ke depan dalam perburuan posisi 4 Besar dalam kompetisi Liga 1 musim ini.
Selamat datang, Bojan Hodak, semoga membawa kesuksesan dan kejayaan bagi Persib Bandung!
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?