SUARABANDUNGBARAT - Kasus yang melibatkan Pinkan Mambo dan suaminya terus menjadi sorotan media dan publik. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Pinkan Mambo angkat bicara mengenai alasan dia tidak menceraikan sang suami meskipun diduga telah melecehkan anaknya, Michelle.
Pinkan Mambo menegaskan bahwa dia adalah seorang ibu yang bertanggung jawab dan mencintai semua anaknya, termasuk Michelle.
Dia membantah tuduhan bahwa dia tidak membela atau merasa tidak peduli dengan anaknya yang diduga menjadi korban lecehkan.
"Saya adalah seorang ibu yang sangat baik dan bertanggung jawab terhadap anak-anak saya. Saya mencintai mereka semua, termasuk Michelle," tegas Pinkan dilansir dari Youtube Intens Investigasi.
Dia mengakui bahwa kejadian tersebut membuatnya merasa sedih dan hancur, dan bahwa dia telah berjuang untuk membesarkan anak-anaknya seorang diri setelah berpisah dari suaminya.
Selama tiga tahun terakhir, Pinkan telah menghadapi banyak tekanan hidup, namun dia terus berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi kelima anaknya.
"Sejak suami saya berada dalam penjara, saya telah berusaha sendirian untuk membesarkan lima anak kami. Bukan hanya Michelle, tetapi empat anak lainnya juga. Ini bukanlah tugas yang mudah, tapi saya harus menghadapinya," tambahnya.
Terkait tuduhan bahwa dia tidak mengetahui atau tidak peduli dengan apa yang terjadi pada anaknya, Pinkan menjelaskan bahwa dia tidak bisa selalu berada di rumah karena dia harus bekerja untuk mencari nafkah.
Dia telah melakukan segala upaya yang dia bisa untuk membantu anak-anaknya, namun dia tidak bisa mengawasi mereka 24 jam.
"Saya harus bekerja untuk mencari uang agar bisa membiayai kebutuhan anak-anak. Saya berusaha semaksimal mungkin, tetapi saya bukan Tuhan yang bisa tahu semua yang terjadi," paparnya.
Pinkan juga membela keputusannya untuk tidak menceraikan suaminya. Dia menjelaskan bahwa meskipun suaminya telah dihukum atas tindakannya, dia tetap merasa bertanggung jawab sebagai seorang istri.
"Kami sudah berpisah, tapi saya merasa bertanggung jawab sebagai seorang istri. Ini adalah masalah rumah tangga kami, dan saya harus menjalani perannya sebagai ibu sekaligus sebagai mantan istri," ungkapnya.
Pinkan juga menyatakan bahwa dirinya tidak ingin menjadikan masalah pribadi keluarganya sebagai tontonan publik dan meminta agar masyarakat tidak menghakimi dan membunuh karakternya berdasarkan cerita yang hanya datang dari satu sisi.
"Saya mengharapkan pengertian dari masyarakat, jangan memperburuk situasi dengan menghakimi saya tanpa mengetahui keseluruhan cerita. Mari hormati proses hukum yang telah berjalan dan berikan keadilan untuk semua pihak," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi