Suara Bandung Barat - Cerita horor ini disebut-sebut menjadi latar kisah dari terciptanya sebuah lagu yang cukup terkenal.
Berikut adalah cerita horor tersebut.
Pukul lima sore, Istiqamah Djamad atau panggil saja bang Is bersama dengan tiga orang temannya sedang berjalan mengelilingi hutan, di Bogor.
Keempat-empatnya sedang mencari inspirasi untuk menggenapkan album yang akan dirilisnya beberapa bulan lagi.
Bang Is, adalah otak sekaligus komposser group band tersebut. Keempat-empatnya sedang dalam fase burnout untuk melanjutkan lagu apa yang akan dibuat dan dirilis.
Akhirnya mereka memutuskan untuk mendaki sebuah gunung yang jarang sekali pendaki-pendaki Jabodetabek mendatanginya, kalah jauh dengan Gede Pangrango.
Awalnya mereka berjalan biasa-biasa saja, tidak ada sesuatu yang mencurigakan, sepanjang perjalanan, hanya ada rombongan mereka.
Tetapi, saat di bascamp tadi disebut jika ada satu orang yang sudah mendaki sejak sehari yang lalu, kemungkinan mereka akan bertemu dengan orang itu.
"Kemarin ada yang mendaki, seorang laki-laki, sendirian, katanya dia dari Bandung. Kemungkinan kalian akan bertemu sama dia, soalnya dia satu-satunya yang ada di gunung," kata penjaga tiket di bascamp tadi.
Baca Juga: Tak Hanya Kanker, Inilah 6 Penyebab Payudara Terasa Nyeri
Istiqamah dan teman-temannya merasa tidak masalah, hanya saja ia aneh dengan gunung sepi seperti ini kok ada orang yang berani mendaki gunung sendirian?.
"Ya, karena memang gunung ini indah, keindahan yang jarang sekali orang lihat, beruntung, gunung ini belum dikapitalisasi seperti yang lainnya, masih terjaga keasriannya," ucap Istiqamah meyakinkan diri sendiri.
Tidak ada yang aneh bagi pendakian mereka, sampai kira-kira tepat setelah pos ketiga menuju tempat ngecamp, mereka merasa aneh, "Kok tidak ada orang?".
"Kata si amang bascamp, ada satu orang, kok ini sepi?" tanya Istiqamah pada teman-temannya, yang ditanya turut bingung.
Ketika mereka berjalan ke depan dan melihat sebuah pohon besar dengan tas ransel yang ada di bawahnya, secara serempak mereka menoleh ke atas.
"Gila!" ucap mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Review Film A Man Called Otto: Seni Menerima Kehilangan dan Luka Masa Lalu
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang
-
6 Kandungan Moisturizer yang Ampuh Mencerahkan Kulit, Cek sebelum Beli
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
BBM Jenis Pertamax Naik, Ojol: Sejak Awal, Saya Pakai Pertalite
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan