Parahnya lagi, hotel tersebut kini kotor tak terawat, dan hanya ada besi-besi berkarat serta memiliki kesan angker.
Konon tak jarang cerita horor muncul dari tempat tersebut.
"Saya sangat terkesan banget dengan Hotel Royal Tulip, ini gede banget. Saya banget jadi terbengkalai seperti ini," kata YouTube dalam kanal Sang Penjelajah Amatir.
Meski terbengkalai, terkadang ada wisatawan yang sengaja berkunjung karena ingin menghabiskan rasa penasaran sampai dijadikan tempat uji nyali.
3. Hotel Perdana Wisata
Wisatawan bernama Adi sedang menikmati liburan bersama teman-temannya di Bandung. Mereka pun memilih Hotel Perdana Wisata sebagai tempat menginap dan staycation.
Hotel ini berada dekat dengan Alun-Alun Kota Bandung. Tempat itu dinilai Adi angker, karena sempat mengalami hal janggal.
Mengutip kanal YouTube Yani Aditya, saat Adi memasuki hotel tercium bau amis, dan terbakar. Saat ia bertanya kepada staf hotel, mereka hanya tersenyum bukan menjawab.
Setelah itu, berbagai kejadian horor mulai dialaminya. Bahkan hingga satu di antara teman Adi melihat sosok perempuan yang berdiri dekat jendela di kamar hotel itu.
Baca Juga: Garnacho Pemain yang Sempat Dikantongi Asnawi Ucapkan Hal Ini Pada Ronaldo Usai Raih Gelar Juara
Keesokan harinya, mereka pergi dari hotel tersebut.
4. Hotel di Lembang
Sebuah hotel di kawasan Lembang, Bandung Barat, yang dikenal kawasan ini memiliki udaranya sejuk serta banyak destinasi wisata alam yang menarik.
Namun, siapa sangka beberapa hotel di Lembang ini dikenal horor. Kabarnya, tamu-tamu yang menginap kerap diganggu oleh makhluk gaib.
Mulai dari suara-suara, bayangan hingga ada penampakan di beberapa area hotel. Penampakan itu sering terjadi adalah arwah tentara Belanda, atau rakyat yang menjadi korban di zaman penjajahan.
Pada dasarnya, bangunan hotel ini memang bernuansa kolonial, dan masih terdapat beberapa spot nan ikonik yang tetap dipertahankan.
Kendati demikian, para tamu cukup nyaman menginap di hotel yang satu ini.
5. Hotel Grand Aquilla
Sebuah hotel yang berlokasi di Jl. Dr. Djunjunan ini dikenal memiliki kisah horor tersendiri.
Sejumlah tamu yang pernah menginap di hotel ini, konon mereka pernah diganggu oleh makhluk halus.
Mulai dari suara-suara aneh, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar, keran air yang terbuka sendiri hingga penampakan di lorong.
Hotel ini dibangun dengan memiliki nuansa klasik seni-modern. Memiliki kamar yang cukup luar, serta banyak spot menarik untuk swafoto. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial