SUARA BANDUNG BARAT - Simak cerita horor ambulance di Bandung sering menyala dan melaju tanpa sopir.
Ambulance horor tersebut terdapat di sebuah rumah tua peninggalan zaman kolonial Belanda di Bandung.
Menurut cerita, konon di rumah tersebut sempat hidup satu keluarga Belanda. Di mana suatu hari, mereka pergi.
Namun, tak disangka-sangka kejadian buruk menimpa keluarga Belandang tersebut. Mereka mengalami kecelakaan parah.
Hingga mobil ambulance datang untuk membawa mereka ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, dan segera diberikan pertolongan.
Rupanya, semua anggota keluarga Belanda itu meninggal. Jenazah mereka pun dibawa ke rumah tersebut menggunakan mobil ambulans.
Hingga keesokan harinya, konon mobil ambulans tersebut datang lagi ke rumah keluarga Belanda tetapi tapi adanya sopir.
Penjaga rumah yang masih tinggal di rumah keluarga Belanda itu pun langsung menghubungi pihak rumah sakit.
Sehingga, mobil ambulans tersebut bisa dikembalikan lagi ke rumah sakit.
Baca Juga: Jelang Lawan Barito Putera, Persib Mendapat Kabar Baik dan Buruk
Tetapi yang terjadi selanjutnya, mobil ambulans tersebut sudah berada di depan rumah keluarga Belanda lagi.
Seperti sebelumnya, ambulans itu berjalan tanpa sopir.
Sampai-sampai mobil ambulans ini sering dikembalikan lagi ke rumah sakit, tapi esok harinya sudah ada di depan rumah keluarga Belanda itu.
Akhirnya, pihak rumah sakit memutuskan, bahwa mobil ambulans itu tidak akan dikembalikan ke rumah sakit lagi.
Nah, cerita mistisnya menurut saksi mata yang melihat mobil ambulans tersebut berkeliling di mana hari tanpa ada sopir.
Sejumlah warga pun sempat melihat mobil ambulans itu menyala tanpa ada seseorang yang menyalakan sirine-nya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?