Suara Bandung Barat - Pantai Anyer, selain mempunyai harga jajanan yang amat horor, ternyata mempunyai beberapa tempat yang dipercaya horor pula.
Hal ini seperti kisah horor yang dialami oleh salah satu pengunjung, panggil saja namanya Bunga, dan cerita ini adalah sebuah misteri tentang penginapan di salah satu Pantai Anyer.
Dikisahkan, Bunga dan teman-temannya sedang melakukan kegiatan mancing di sebuah pulau bernama Sanghiang, waktu itu mereka berlima, dan waktu menunjukan pukul empat sore tahun 1999.
Rencananya mereka akan berangkat hari minggunya untuk menginap di salah satu rumah, ternyata rumah yang akan mereka tinggali tersebut adalah rumah tua.
Area kanan rumah itu merupakan sebuah area kosong dan kebun yang penuh alang-alang, Bunga dan kawan-kawannya mempunyai firasat buruk ketika memasuki rumah tersebut.
Kegiatan menginap mereka sama dengan kegiatan menginap pada umumnya, saat begadang sambil membicarakan rencana esok hari, Bunga mendadak mengantuk sekali hingga akhirnya ia pamit untuk tidur duluan.
Padahal saat itu baru pukul 9 malam, kamar yang dihuni Bunga langsung menghadap ke pantai, anehnya Bunga amat mengantuk namun matanya kesulitan untuk tidur.
Ketika akhirnya ia berhasil tidur, namun tiba-tiba ia kembali terbangun, saat terbangun itu malah ke arah sampingnya ada seorang yang sedang tertidur pula.
Penasaran siapa yang ikut tidur disampingnya, ia berusaha untuk melihat sosok itu, saat ia hampir melihat mukanya, sosok tersebut malah menengok ke arahnya.
Baca Juga: 4 Plus Minus Kerja di Luar Negeri, Pertimbangkan Baik-baik!
Bunga langsung kaget, karena ternyata sosok tersebut mempunyai wajah yang mirip dengannya, matanya melotot, mukanya pucat, ia ingin berteriak, namun tidak bisa.
Mengerikannya, sosok tersebut seolah-olah membuat Bunga terus melihatnya, ia dibuat mati kikuk oleh sosok tersebut. Bunga membaca doa-doa yang dihafalnya, sialnya sosok itu malah mengikutinya.
Keesokan harinya, Bunga berusaha untuk dibangunkan oleh teman-temannya, semalaman Bunga disebut-sebut pingsan.
Bunga pun menceritakan kejadian persisnya sebagaimana yang dialami semalam. Teman-temannya jelas kaget dengan apa yang diceritakannya.
Ketika penjaga rumah datang, akhirnya penjaga rumah itu pun bercerita jika memang tempat itu merupakan rumah bekas kuburan pejuang Indonesia yang meninggal saat melawan penjajahan Jepang. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Masjid Baiturrahman, Tempat Melepas Penat di Tengah Kesibukan Kota Semarang
-
Apakah Istri Selingkuh Wajib Diceraikan? Begini Hukumnya Menurut Islam
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Nobar Film "Pesta Babi" di Unram Dibubarkan, Wakil Rektor: Saya Hanya Menjalankan Perintah
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Drama China Love Between Lines: Dimulai dari Permainan, Menjadi Perasaan
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan