Suara Bandung Barat - Setiap daerah pasti memiliki tokoh sentral yang menjadi inspirasi sekaligus sosok paling berpengaruh.
Seiring dengan berjalannya waktu, meskipun waktu telah mengukir namanya sebatas menjadi kenangan, akan tetapi sebagai wujud bahwa sosok inspirasi tersebut pernah ada biasanya dijadikan suatu situs cagar budaya.
Di kawasan Bandung Barat bagian selatan tepatnya di Desa Cijenuk kecamatan Cipongkor ada satu kawasa cagar budaya yakni suatu kompleks pemakaman yang didalamnya terdapat sosok tokoh ispiratif, penyebar Islam di kawasan Bandung Barat.
Beliau adalah Syekh Maulana Muhammad Syafei atau dikenal pula dengan Pangeran Raja Atas Angin, seorang ulama yang langsung berketurunan dari Sultan Ageng Tirtayasa atau keturubab kesembilan dari Syakh Syarif Hidayatullah yang mempunyai gelar Sunan Gunung Djati.
Dalam syiarnya di daerah Cijenuk, Pangeran Atas Angin dibantu oleh Nyimas Rangga Wuluh yang sekaligus adalah istrinya dan juga dibantu oleh kedua anak perempuannya, Nyimas Rangga Wulan dan Nyimas Rangga Wayan, keempat orang inilah yang mempunyai banyak peran dalam penyebaran Islam di Bandung Barat.
Selain itu, Syekh Maulana banyak mendiriman pesantren dipelbagai tempat, ia juga dikenal mempunyai banyak karomah salah satunya ialah dapat berada dalam banyak tempat dalam satu waktu.
Diceritakan satu daerah diimami salat zuhur oleh Syekh Maulana dan dalam waktu bersamaan ia mengimami salat zuhur ditempat lain untuk itu ia dijuluki Pangeran Raja Atas Angin.
Gelar Pangeran Raja diberikan karena ia masih keturunan kesultanan Cirebon sementara Atas Angin dikarenakan keistimewaan beliau yang dapat berpindah tempat dalam satu waktu.
Hingga kini, terdapat 100 hingga 200 peziarah datang untuk berziarah, pada malam Jumat kliwon dapat mencapai 1.000 hingga 1.500 peziarah.
Baca Juga: Hasil Piala AFF U-23 2023: Kamboja Pesta 5 Gol Lawan Brunei Darussalam
Demikianlah profil dari penyebar Islam di Bandung Barat yang dapat memberikan tauladan kepada kita semua. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS