SUARABANDUNGBARAT - Apa Itu Anxiety Disorder yang Dialami Aura Kasih: Mengungkap Perjuangan Kesehatan Mental.
Aura Kasih, seorang penyanyi dan aktris terkenal, baru-baru ini membagikan perjuangannya melawan suatu kondisi yang sering kali disembunyikan, yaitu Anxiety Disorder atau gangguan kecemasan.
Pengalaman Aura Kasih dalam melawan Anxiety Disorder membuka jendela bagi banyak orang untuk memahami kompleksitas penyakit mental dan tantangan yang terkait dengannya.
Aura Kasih menggambarkan perasaan yang mendalam terkait dengan kondisi ini.
"Rasanya mau mati... Jadi pas aku habis melahirkan kan sebenarnya aku sempat kena baby blues tuh tiga mingguan gak mau makan terus agak gimana ya orang tahulah ke baby blues itu kayak lihat anak aja tuh males gitu loh tapi akhirnya sembuh dengan terapi setelah itu beberapa tahun kemudian nggak tahu kenapa aku kena Anxiety Disorder jadi kayak bisa tuh lagi di restoran tiba-tiba aku nangis terus berasanya kayak sakit jantung," jelasnya.
Ketika menggambarkan bagaimana Anxiety Disorder dimulai, Aura Kasih menyatakan bahwa kondisinya memburuk setelah melahirkan dan mengalami baby blues.
Namun, gejala-gejala ini semakin memperburuk beberapa tahun kemudian, dengan serangan panik dan perasaan takut yang mendalam.
"Terus balik ke apa ke rumah sakit dan itu hampir setiap hari dalam satu minggu aku ke UGD karena aku pikir aku sakit jantung dokterku sampai bilang Mbak Mbak enggak apa-apa enggak saya mau mati pernah waktu itu aku lagi launching film ya eee film ku lah gitu loh Itu di tengah-tengah karena mungkin musiknya gede Terus waktu itu kan memang film horor kan jadi panik tapi nggak sakit nggak apa-apa gitu sebenarnya kadang ada pemicu kadang enggak gitu Alhamdulillah sih sekarang udah gak pernah kambuh lagi gitu," jelasnya.
Apa Itu Anxiety Disorder?
Baca Juga: Viral Undangan Pernikahan Pratama Arhan dengan Azizah Salsha: Tanggal 20 Agustus 2023
Anxiety Disorder adalah kondisi kesehatan mental yang ditandai oleh perasaan cemas yang berlebihan dan kronis.
Penderita Anxiety Disorder dapat mengalami rasa takut yang intens tanpa alasan yang jelas, merasa cemas secara konstan, serta sering mengalami serangan panik yang melibatkan gejala fisik seperti denyut jantung cepat, gemetar, dan sesak napas.
Gangguan ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memengaruhi kualitas hidup individu.
Terapi, dukungan sosial, dan pengelolaan stres merupakan pendekatan umum dalam mengatasi Anxiety Disorder..(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Song Hye Kyo Resmi Akhiri Kontrak dengan UAA Setelah 14 Tahun Bersama
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 28 Juni 2026, Hoki Mengalir di Akhir Pekan
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Membaca Papua Lewat Memoria Passionis: Catatan Luka dari Timur Nusantara
-
Semarak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari