SUARA BANDUNG BARAT- Lahan terbakar di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga saat ini mencapai tujuh hektar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh kebakaran tersebut terjadi sejak empat hari lalu tepatnya di zona 2, 3, dan 4 TPA Sarimukti.
Sebanyak 8 unit pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran. Selain itu, pengelola juga telah mengerahkan empat unit alat berat untuk membuat parit api.
"Terus menjalar sekarang hampir 7 hektar yang terbakar. Area yang terbakar di zona 2,3, dan 4. Tapi zona 4 sudah padam," kata Kepala UPTD PSTR DLHK Provinsi Jawa Barat, Arief Perdana, Selasa (22/8/2023).
Ia menambahkan, untuk saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penanganan maksimal terhadap peristiwa kebakaran yang terjadi saat ini.
"Saya akan koordinasi temen-temen BPBD. Mudah-mudahan ada solusi. Kita sekarang sudah kerahkan Damkar dari Bandung Raya. Mudah-mudahan ada solusi lain dari BPBD untuk percepatan penanganan kebakaran secara vertikal," tambahnya.
"Segala upaya telah dilakukan oleh pengelola dan petugas kebakaran. Kita sudah buat parit untuk lokalisasi api, tapi karena di bawah galian parit bukan tanah, jadi api tetap menjalar," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk saat ini aktivitas di TPA Sarimukti Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihentikan sementara.
“Hal itu dilakukan untuk memfokuskan proses pemadaman api. Selain itu, penghentian operasional dilakukan guna memastikan keselamatan petugas TPA lantaran kobaran api masih berpotensi meluas,” katanya.
Ia menegaskan,penutupan telah dilakukan hari ini. Namun surat resminya akan diterbitkan setelah mendapatkan persetujuan Sekda Pemprov Jabar.
"Hari ini sudah mulai ditutup. Mudah-mudahan hari ini surat resmi penyetopan sementara sudah ditandatangani sekda. Jadi kalau ini masih membahayakan, ini akan tetap kami tutup sementara sampai batas tak ditentukan," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh