SUARA BANDUNG BARAT - Pelatih RANS Nusantara FC, Eduardo Almeida mengakui, timnya memang kalah kelas saat dipecundangi Persib Bandung.
Eduardo Almeida bahkan sudah memprediksi hal ini, sebab tim The Phoenix itu kalah 1-2 dari tuan rumah di Stadion GBLA, pada Sabtu, (26/8/2023).
Gol kemenangan Persib diciptakan Frets Butuan di menit ke-15, dan Marc Klok pada menit ke-63. Sedang gol RANS FC diciptakan Tavinho Barros di menit ke-68.
"Seperti yang kita prediksi, bahwa terjadi pertandingan menarik dengan kedua tim ingin memenangkan laga," kata Eduardo Almeida.
"Pada babak pertama, mereka mencetak gol dari counter attack, setelah itu kami mencoba untuk menyamakan kedudukan, kami mempunyai satu atau dua peluang, tetapi tak menjadi gol," katanya.
"Lalu pada babak kedua, kami kecolongan gol kedua dari sebuah transisi pada momen yang bagus bagi kami," sambungnya.
Meski tidak pulang dari Bandung dengan hampa, Almeida tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain.
"Setelah itu, kami mencoba segalanya untuk mengubah keadaan, kami mencetak satu gol. Saya pikir setelah itu, kami terus berusaha untuk menciptakan gol kedua, tetapi itu tidak terjadi," katanya.
"Tentu saja, selamat kepada kedua tim, karena Persib adalah tim hebat yang menampilkan pertandingan menarik, dan juga kami adalah tim hebat untuk menciptakan laga bagus di tempat yang sangat berat ini," tambahnya. (*)
Baca Juga: Menikmati Kesegaran Bubur Sumsum Mutiara Candil Khas Bandung di Kota Jambi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
-
Dunia Maya: Labirin Evolusi dan Teka-Teki Keabadian Jostein Gaarder
-
Mata Ditutup dan Tangan Kaki Diikat, Ammar Zoni Resmi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Acer Iconia iM11: Tablet 5G Rp 4 Jutaan dengan Layar 2K yang Menggoda
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
Strava Tambahkan Fitur Terapi Fisik, Bantu Pengguna Pantau Pemulihan Cedera Lewat Aplikasi Fitness
-
Epson Asia Tenggara Membuka Pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026