SUARA BANDUNG BARAT- Pemkab Bandung Barat terus berupaya melakukan penanganan warga terdampak kebakaran TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Seperti diketahui, peristiwa kebakaran tersebut setidaknya membakar luas lahan TPA Sarimukti kurang lebih sekitar 12 hektar.
Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakir mengatakan, Pemkab Bandung Barat telah melakukan upaya penanganan bagi warga terdampak kebakaran TPA Sarimukti tersebut.
"Hingga saat ini kami membuka pos kesehatan bagi masyarakat terdampak hingga pukul 10 malam dengan tiga shift," katanya, Minggu (27/8/2023).
Ia menambahkan, hingga saat ini setidaknya ada 305 warga yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan beberap diantaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
"Sementara warga yang terdapampak, data hingga kemarin 305 orang dan ada 4 orang yang dirawat di RSUD Cikalongwetan dengan keluhan di bagian saluran pernapasan atas," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab Bandung Barat pun membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan baik warga maupun petugas yang bertugas.
"Dinsos membuka dapur umum sehari 500 paket makan untuk para petugas dan warga yang terdampak kebakaran TPA Sarimukti," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia pun meminta dukungan dan doa semua pihak agar kebakaran yang melanda TPA Sarimukti ini dapat segera teratasi dengan baik.
"Mudah-mudahan kebakaran TPA Sarimukti yang telah terjadi satu pekan terakhir ini segera berakhir dengan kolaborasi dan kerja keras semua pihak," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga