SuaraBandungBarat - Benarkah agama Islam melarang berhubungan intim pada hari-hari berikut ini?.
Banyak orang beranggapan jika melakukan hubungan badan pada hari-hari tertentu akan bernasib sial dan akan mengundang murka Tuhan.
Senyatanyta, Allah SWT menciptakan manusia dan makhluk lainnya secara berpasang-pasangan, hal tersebut dimaksudkan agar dapat melanjutkan keturunan.
Dalam uusaha untuk memelihara keturunan tersebut tentunya harus dilakukan dengan cara-cara yang baik sekaligus halal yang tidak melanggar ketentuan agama atau pun negara.
Pernikahan adalah salah satu cara untuk memelihara keturunan tersebut. Bagi laki-laki dan perempuan yang sudah menikah, tentu diperbolehkan untuk melakukan jima atau hubungan badan sesuai kaidah agama.
Akan tetapi, dalam agama Islam ada hal-hal tertentu yang tidak boleh dilakukan bagi sepasang suami istri dalam hal senggama.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh salah seorang ulama Indonesia kontemporer, Buya Yahya sebagaimana yang diunggah dalam kanal YouTube pribadinya.
Dalam video tersebut, Buya Yahya menekankan jika dalam persoalan hari. Tidak ada sedikitpun larangan melakukan jima pada hari-hari tertentu. Kecuali, ada dalil yang melarangnya.
Buya Yahya mengatakan jika kaum muslimin tidak boleh meyakini ada hari-hari baik atau hari-hari tidak baik.
Baca Juga: Tak Kalah Mentereng dari Alvin Faiz, Segini Kekayaan Ikram Rosadi Calon Suami Larissa Chou
"Hari baik semua darimana ilmu begitu? (yang meyakini ada hari buruk dan hari baik?) kalau alasan untuk melakukan itu (hubungan suami istri) karena hari ahad harus menghadiri majelis gak usah beralasan gak boleh, bilang saja (jujur)," terang Buya Yahya sambil tertawa.
Namun menurut Buya Yahya, seorang suami yang hendak mengajak istrinya untuk melakukan jima, hendaklah ia mengetahui bagaimana kondisi istrinya.
"Bukan setiap kepenuhan Anda harus dipenuhi, kadang istri Anda itu sibuk mengurus anak-anak Anda yang nakal seperti Anda, kadang hal ini tidak adil," jelas Buya Yahya.
Satu hal lagi yang perlu dipahami suami, adalah saat istri sedang mengalami keberatan untuk melakukan jima karena uzur yang mendesak.
"Suami Anda adalah orang yang saleh, punya keinginan (melakukan) hubungan suami istri, karena mohon maaf mungkin dia diluar menyaksikan sesuatu lalu bangkit syahwatnya dan dirumah dapat melampiaskan ke istrinya" lanjutnya.
Buya Yahya pun memberikan penjelasan agar seorang istri tidak boleh malas-malasan kecuali ada satu hal yang tidak dapat ditolerir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Petualangan Sanraku Berlanjut! Shangri-La Frontier Season 3 Tayang 2027
-
Nekat! Mobil MPV Angkut 12 Orang saat Lebaran, Bagasi Terbuka Ditutup Terpal
-
Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
-
Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China
-
Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Lonjakan Kendaraan di Tol MKTT Mencapai 10,84 Persen
-
Libur Lebaran 2026: Kapolres Bojonegoro Turun Lapangan Cek Kondusivitas Objek Wisata
-
5 Rekomendasi Moisturizer 'Combo Maut' Atasi Kulit Berminyak dan Berjerawat