SUARABANDUNGBARAT - Merasa Ada Benjola? Bund, Ini Gejala Kanker Payudara yang Jarang Diketahui Lengkap dengan Penanganannya.
Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang umum terjadi pada wanita di seluruh dunia.
Untuk memberikan pemahaman lebih lanjut tentang gejala kanker payudara, Dr. Aris Ramdhani, seorang spesialis bedah memberikan penjelasannya dalam tayangan di kanal YouTube Rumah Sakit Universitas Indonesia.
Gejala Kanker Payudara
Salah satu hal utama yang perlu diingat adalah bahwa gejala kanker payudara dapat bervariasi tergantung pada stadium penyakitnya. Beberapa gejala kanker payudara yang mungkin muncul termasuk
1. Benjolan di Payudara
Ini adalah gejala paling umum kanker payudara. Benjolan ini dapat terasa keras, tetapi tidak selalu terasa sakit. Penting untuk memeriksa payudara Anda secara berkala dan melaporkan setiap benjolan yang Anda temukan kepada dokter.
2. Nyeri pada Tulang
Kanker payudara yang telah menyebar ke tulang dapat menyebabkan nyeri pada tulang, terutama pada tulang belakang, pinggul, atau rusuk.
3. Kesulitan Bernapas atau Batuk
Jika kanker payudara telah menyebar ke paru-paru, pasien dapat mengalami sesak napas atau batuk yang berkepanjangan.
4. Perubahan pada Kulit Payudara
Pada tahap lanjut kanker payudara, benjolan dapat menekan kulit payudara, menyebabkan perubahan warna atau tekstur kulit, serta luka yang muncul.
Faktor Risiko Kanker Payudara
Dr. Aris Ramdhani juga menjelaskan bahwa terdapat faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker payudara.
Beberapa faktor risiko yang tidak dapat diubah meliputi jenis kelamin (wanita memiliki risiko yang lebih tinggi), dan faktor genetik seperti riwayat keluarga dengan kanker payudara.
Faktor risiko yang dapat diubah termasuk pola makan, gaya hidup, dan paparan, seperti merokok dan paparan zat-zat berbahaya.
Deteksi Dini dan Pencegahan
Deteksi dini kanker payudara adalah kunci untuk penanganan yang lebih baik. Dr. Aris Ramdhani menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan sendiri payudara (SADARI) secara rutin.
Baca Juga: Bisa Sampai Berakibat Kanker, Ini Dia Bahaya-Bahaya Polusi Udara
Wanita di atas usia 40 tahun juga disarankan untuk menjalani mamografi, meskipun usg payudara bisa menjadi pilihan untuk wanita di bawah usia tersebut.
Pemeriksaan payudara sendiri adalah cara yang efektif untuk mengidentifikasi benjolan atau perubahan pada payudara.
Selain itu, menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur, juga dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Kabar Gembira! Jalan Rusak Menuju Seko Mulai Diperbaiki Pakai Anggaran Ini
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Trading itu Judi? Belajar di Buku Paham Forex untuk Pemula dari Nol
-
Dugaan Kuasa Hukum Soal Kasus Andrie Yunus: Operasi Intelijen Libatkan 16 Orang
-
Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Fantasy Life: Romansa Canggung Orang-orang yang Kehilangan Arah Hidup
-
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Viral! Nama Bupati Bogor Dicatut Jadi Pembina Media Milik Oknum Terduga Mafia Obat & Gas Elpiji