SuaraBandungBarat - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung selalu berkomitmen untuk merealisasikan cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Salah satu wujud konkrit melaksanakan komitmen tersebut adalah dengan penjagaan terhadap nilai-nilai seni dan budaya bangsa.
DEMA UIN Bandung pun membukan open registrasi dalam acara bertajuk Pagelaran Seni dan Budaya Sunan Gunung Djati 2023.
Pagelaran Seni dan Budaya Sunan Gunung Djati 2023 merupakan kegiatan DEMA UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk memperkenalkan, mengapresiasi dan melestarikan budaya lokal Indonesia.
Kegiatan ini, dimaksudkan sebagai upaya untuk mengapresiasi mahasiswa yang berkecimpung di dalam dunia seni dan budaya.
Selain itu acara ini juga akan dikemas sedemikian menarik sehingga akan dirasa cocok bagi semua kalangan.
Untuk itu, DEMA UIN Bandung membuka beberapa cabang perlombaan seperti tari daerah, vokal daerah serta penyewaan meja.
Adapun, syarat dan ketentuan untuk mengikuti kegiatan ini adalah :
1. Mahasiswa Aktif UIN Sunan Gunung Djati Bandung;
2. Peserta merupakan delegasi dari setiap jurusan atau organisasi daerah;
3. Durasi maksimal 7 menit;
4. Menampilkan tari dan musik daerah.
Baca Juga: Mengulas Kondisi 5 Pemain Abroad Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Bagi kamu yang juara dalam perlombaan ini akan mendapat Piala dan uang pembinaan. Sedangkan, kategori lomba yang diperlombakan adalah lomba tari dan vokal antar daerah dan lomba tari dan vokal antar jurusan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi